banner 468x60

Terkait Kasus Rizieq ,Di Sarankan Presiden RI Gunakan Hak Abolisi

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Terkait Kasus Rizieq ,Di Sarankan Presiden RI Gunakan Hak Abolisi

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Terkait Kasus Rizieq ,Di Sarankan Presiden RI Gunakan Hak Abolisi

IndoHarian – Pakar Hukum Tata Negara yakni Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan perlu dilakukan rekonsiliasi antara pemerintah dan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab juga sejumlah aktivis yang dituduh melakukan upaya makar. Di Sarankan Presiden RI Gunakan Hak Abolisi

Menurut dia, hal ini guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Gunakan Hak Abolisi “Saya berkeyakinan bahwa para tokoh itu semuanya beritikad baik guna memajukan umat, bangsa dan negara. Bahwa mereka kerap berbeda pendapat dengan pemerintah merupakan sesuatu yang sangat wajar dalam berdemokrasi,” ucap Yusril, seusai acara buka puasa bersama dengan DPP Partai Bulan Bintang, di Hotel Grand Sahid, Sudirman, Jakarta, hari Rabu (21/6/2017).

Sebelum rekonsiliasi, menurut Yusril, Presiden Joko Widodo sudah terlebih dulu menggunakan hak abolisinya terhadap kasus yang sudah menjerat Rizieq beserta tokoh yang lainnya.

Hak Abolisi merupakan sebuah hak yang dimiliki kepala negara guna menghentikan pengusutan dan pemeriksaan suatu perkara.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Polisi: Kasus Pornografi Rizieq Tidak Penting!!! Urusan Ini Lebih Penting…
Eksekutor Penembak Davidson di Dor oleh Petugas, DENDAM???
Petugas Tangkap Istri Gubernur Bengkulu Sedang Bersama Seorang Pengusaha

Yusril juga menilai, cara ini lebih baik dari pada meminta polisi menghentikan kasus yang sedang ditanganinya.

Melalui abolisi, ungkap Yusril, pemerintah sudah mengambil langkah yang baik sebab tidak mempermalukan pihak manapun.

“Kalau SP3 (penghentian penyidikan) berarti Polri telah di artikan salah tangkap sebab alat bukti tak cukup. namun kalau abolisi, Polri berkeyakinan alat bukti cukup namun Presiden punya kebesaran jiwa tak melakukan penuntutan terhadap mereka, malah keluarkan sebuah abolisi,” kata Yusril.

Yusril juga mengungkapkan saran ini ia lontarkan agar pemerintah lebih fokus menangani persoalan ekonomi dan beban politik yang telah terjadi saat ini dapat berkurang.

namun kalau pemerintah tak bersedia melakukan itu, bagi saya tak ada masalah. Saya kan berada ditengah-tengah. Anda tahu saya tak ikut aksi damai di mana pun juga, saya tak berada di posisi pemerintah, saya berada di tengah-tengah,” tutur Ketua Umum PBB tersebut. Terkait Kasus Rizieq ,Di Sarankan Presiden RI Gunakan Hak Abolisi 

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

 

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply