sakuratoto

Usulan Koalisi Rizieq, Ini Tanggapan Ketum PPP

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Usulan Koalisi Rizieq Dikomentari Oleh Ketum PPP Pesimis Terbentuk

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Usulan Koalisi Rizieq, Ini Tanggapan Ketum PPP

 

IndoHarian – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romi) mengaku bahwa dirinya pesimis akan usulan koalisi Rizieq di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 bisa terbentuk.

Romi memberi garis bawah pada istilah dari umat yang telah digunakan untuk koalisi tersebut bukan merupakan perwakilan dari seluruh umat Islam. Justru, menurut dirinya, umat Islam banyak yang telah diwakili di dalam koalisi petahana milik Jokowi.

“Jadi istilah penggunaan kata umat ini adalah bagian dari ikhtiar menyatukan potensi seluruh umat Islam tapi yakinlah kalau itu semua tak akan terjadi karena namanya juga klaim. Ini ikhtiar yang patut kita apresiasi,” ucap Romi di DPP PPP, Jakarta, pada hari Selasa (5/6/2018).

Walaupun demikian, pihaknya tetap mengapresiasi bahwa ada pihak lain yang akan menjadi kompetitor dalam kontestasi pada Pilpres 2019 untuk melawan Jokowi.

“Itu akan memastikan bahwa calon yang akan berkontestasi pada Pilpres 2019 lebih dari satu bukan hanya pak Jokowi,” ungkap Romi.

Tak hanya usulan koalisi Rizieq yang dianggap sebagai “mitra kontestasi” semata oleh Romi. Bahkan dari gerakan dengan tagar #2019GantiPresiden pun telah dianggapnya sebagai ikhtiar guna menyatukan kekuatan dari anti Jokowi baik dari pihak yang pro pada Prabowo maupun di luar itu.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Hah!!! Jokowi Dipeluk Seorang Gadis, Begini Posenya
Jubir PSI : Fahri Mirip Knalpot Motor
KPK Kembali Beraksi, Bupati Purbalingga Diamankan!

 

Sesuai survei yang dimiliki oleh PPP, ucap Romi, tagar tersebut tak mampu menyatukan semua pihak yang kontra dengan Jokowi. Dia juga yakin jika kemenangan dari Jokowi di 2014 bakal kembali terulang.

“Jadi saya tidak melihat itu sebagai ancaman. Saya hanya menganggap ini sebagai mitra kontestasi yang akan mengulang pertandingan 2014 lalu,” ucapnya.

Percaya diri Romi berdasarkan dari banyaknya partai pengusung yang telah mendukung Jokowi pada tahun ini. Dengan hanya sebanyak empat partai pengusung pada Pilpres lalu, Jokowi telah berhasil menang dari persaingan melawan Prabowo pada 2014 lalu.

“Toh Pak Jokowi bisa menang dengan jumlah yang cukup meyakinkan 9 juta suara lebih apalagi hari ini baru lima partai. Tapi saya memiliki keyakinan bahwa hanya tinggal menunggu waktu saja tiga partai akan bergabung dengan koalisi pak Jokowi,” ujarnya.

Romi juga meyakini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pun bakalan turut bergabung dalam koalisi Jokowi. Bahkan jika sang Ketua Umum Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tidak jadi dipinang sebagai calon wakil presiden oleh Jokowi.

“Ini keyakinan saya. Karena hari ini PKB memiliki 4 menteri di dalam kabinet. Akan terlalu mewah jika 4 menteri itu tidak bergabung dengan pak Jokowi untuk 2019 yang akan datang,” tuntas Romi.

Sebelumnya, Habib Rizieq meminta kepada Prabowo dan Amien Rais untuk secepatnya deklarasikan usulan koalisi Rizieq yang terdiri dari Gerindra, PAN, PKS, dan juga PBB.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply