banner 468x60

Wajib Ketahui! Ini Cara Kerja Komplotan Pengganjal ATM

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Pelaku Komplotan Pengganjal ATM Berhasil Ketangkap Berkat Adanya CCTV

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Pelaku Komplotan Pengganjal ATM Berhasil Ketangkap Berkat Adanya CCTV

 

IndoHarian – Adison berusia 21 tahun dan Indra Winata berusai 28 tahun harus berurusan dengan pihak penegak hukum. Ulahnya mengganjal mesin anjungan tunai mandiri (ATM) sudah membuat masyarakat Depok, resah. Keduanya diringkus dini hari, pada hari Jumat 28 Juli 2017, di kawasan Gunung Putri, kota Bogor. Kepada penyidik polisi, Indra Winata mengiyakan keterlibatannya bersama 2 orang lainnya dalam komplotan pengganjal ATM tersebut. Dia juga membeberkan perannya masing-masing.

Dia menceritakan, Adison bertugas sebagai menyangkutkan tusuk gigi ke tempat memasukkan kartu ATM. Hal tersebut dilakukan agar nasabah tidak bisa mengambil kartu ATM miliknya.

“Secara otomatis ketika korban masukkan kartu ATM akan tersangkut,” tutur dia, Jumat 28 Juli.

USai ada nasabah yang masuk ke dalam perangkap, di situlah sinyal baginya utk beraksi. Dia akan mendekati korban dan meminta korban untuk segera menghubungi nomor call center asli tapi palsu yg tertera di mesin ATM.

“Posisi saya selalu ada di sekitar ATM tersebut. Saya akan melobi sang korban. Saya suruh untuk menghubungi call center,” tutur dia.

Berikutnya adalah tugas perempuan berinisial D. Dialah orang yg seolah – olah petugas dari pihak bank yang bersangkutan. Tugasnya adalah memandu korban sampai menyerahkan nomor pin ATM. Begitu skenario tersebut selesai, kartu ATM milik korban segera diambil.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Terkait Soal Threshold Pernyataan Jokowi Menggelikan
Hidayat Sebut Yang Tuduh Islam Anti Pancasila Harus Belajar Sejarah
Kembali Berulah, Pamela Unggah Video HOT

 

Dia mengaku baru beraksi di ATM BRI, di Kompleks Pelni, Kecamatan Sukmajaya, Depok. Setiap kali beraksi, ia mendapatkan jatah 2 juta rupiah. Sisanya akan diserahkan kepada ketua komplotan.

“Kami tarik tunai sebagian, sebagian lagi di transfer ke rekening sang ketua,” tutur dia.

Sementara itu, Adison mengaku terpaksa bergabung ke dalam komplotan pengganjal ATM lantaran baru saja ia di PHK.

“Tadinya kerja di pabrik. Sehabis Lebaran sudah tak bekerja lagi,” terang Adison.

Dia melanjutkan, awalnya dia hanya bertugas sebagai memantau lingkungan sekitar. Namun, lama-kelamaan ia belajar mengotak-atik sendiri. “Tadinya cuma sekedar ngeliatin. Tapi ke sininya kerja sendiri,” jelas dia.

Di tempat yang sama, Manajer Pemasaran BRI KCU Depok Prima imanuddin mengimbau kepada seluruh nasabah bank, khususnya BRI untuk jangan panik ketika mengalami kartu ATM-nya tersangkut. Selain itu, jangan pernah mau memberikan kode PIN kepada siapa pun termasuk dengan petugas bank.

“Bahkan ibu kandung,” ucap dia.

Sementara itu, Wakapolresta Depok Ajun Komisaris Besar Faizal Ramadhani menerangkan, salah satu kecepatan polisi dalam mengungkap kasus perkara pengganjal mesin ATM ini karena kedua pelaku masuk dalam rekaman kamera pengawas milik BRI.

“Kami terima kasih kepada BRI telah memasang CCTV,” ujar dia.

Faizal mengatakan, total pelaku komplotan pengganjal ATM berjumlah enam. Saat ini, 4 pelaku lainnya sedang dalam pengejaran petugas.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply