Demontrasi China Terkait Lockdown Yang Di Terapkan

31 views
Mantratoto

Demontrasi China Terkait Lockdown Hingga Tayangan Piala Dunia Disensor

Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terkini, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

Demontrasi China Terkait Lockdown Yang Di Terapkan

IndoHarian – Tayangan piala dunia disensor oleh stasiun televisi China yang memotong cuplikan suporter tanpa masker di Piala Dunia Qatar 2022. Hal ini seiring dengan Demontrasi China Terkait Lockdown yang diterapkan oleh negaranya.

Dilansir dari AFP, Minggu (27/11/2022), selama siaran langsung pertandingan antara Jepang melawan Kosta Rika, penyiar dari CCTV Sports akan mengganti gambar close-up suporter tanpa masker dengan gambar pemain, ofisial, atau stadion sepakbola.

Stasiun televisi CCTV Sports selalu menunjukkan pengambilan gambar dari jarak jauh di mana sangat sulit untuk melihat wajah setiap individu yang ada di stadion.

Diberitakan sebelumnya, puluhan juta warga China di Beijing, Guangzhou, dan Chongqing tengah berada dalam aturan lockdown yang ketat. Hal ini sungguh sangat kontras dengan adanya Piala Dunia 2022 yang tentu saja mengundang banyak keramain. Hal inilah yang memicu daripada netizen China merasa marah.

Surat terbuka dari rakyat China mempertanyakan kebijakan Covid-19 di China yang menjadi viral di WeChat. Pada surat itu, seorang penulis mempertanyakan apakah China ‘berada di planet yang sama’ dengan Qatar, dimana tempat kompetisi ajang Piala Dunia 2022 sedang berlangsung.

Bahkan ratusan orang turun ke jalan di Beijing dan Shanghai pada hari Minggu kemarin (27/11) untuk Demontrasi China Terkait Lockdown ketat imbas COVID-19 China.

Sejumlah aksi protes terhadap kebijakan dari pemerintah China akibat pembatasan COVID-19 menyebar hingga ke banyak kota di China, termasuk di Shanghai. Gelombang kemarahan baru juga dipicu oleh terjadinya kebakaran di salah satu gedung tinggi di Urumqi, Ibu Kota wilayah Xinjiang.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Mia Khalifa Curhat Soal Terjebak Di Industri Porno
Kode Politik Rambut Putih Dari Jokowi, Siapa?
Pencopotan Label Gereja di Tenda Bantuan Cianjur

Dilansir dari Reuters, Minggu (27/11/2022), diketahui pada kebakaran yang terjadi pada hari Kamis lalu itu menewaskan sebanyak 10 orang di sebuah gedung tinggi di Urumqi, Xinjiang yang memicu kemarahan dari publik. Banyak pengguna internet menduga warga tidak dapat melarikan diri tepat waktu karena sebagian bangunan dikunci imbas lockdown ketat yang diterapkan di China, yang akhirnya dibantah oleh pejabat kota setempat.

Di Shanghai, sejumlah massa berkumpul pada hari Sabtu malam di jalan Wulumuqi untuk menyalakan lilin yang berubah menjadi aksi protes di Minggu pagi harinya.

Kemudian sejumlah massa mengangkat kertas kosong yang merupakan simbol protes terhadap penyensoran. Hingga, mereka berteriak, cabut lockdown untuk Urumqi, cabut lockdown untuk Xinjiang, cabut lockdown untuk seluruh China! Seperti yang diambil dari sebuah video yang beredar di media sosial.

Bahkan di titik lain, sekelompok besar massa Demontrasi China Terkait Lockdown mulai berteriak, turunkan Partai Komunis China, turunkan Xi Jinping. Dalam protes publik yang sebenarnya sangat jarang terjadi terhadap kepemimpinan negara di China.

Sumber: Detik.com

Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply