Riko Wafat Didalam Penjara Karena Dianiyaya Tahanan Yang Lainnya Ketika Berada Ditahan Di Mabes

Indoharian – GAWAT!! Riko Wafat Didalam Penjara, Ini Penjelasan Polisi
INDOHARIAN.COM – Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan menginfokan detail hasil investigasi penyebab adik ipar penyanyi Edo Kondologit, George Karel Rumbino alias Riko wafat pada Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Sorong Kota, Papua Barat.
Menurutnya, hal tersebut berawal ketika Riko ditangkap polisi karena dugaan tindak pidana kekerasan disertai pemerkosaan. Adik ipar Edo Kondologit tersebut diringkus kepolisian pada Kamis 27 Agustus 2020 sekitar pukul 23.00 WIT.
”Sebagaimana diatur pada Pasal 339 juncto Pasal 365 juncto Pasal 285 ayat 3 KUHP,” kata Ary pada keterangannya, pada hari Senin (31/8/2020).
Menurut Ary, Riko wafat serta diduga melakukan tindak pidana pada pengaruh alkohol. Kala hal tersebut, tersangka masuk ke rumah korban melalui jendela belakang serta mengambil barang berharga berupa ponsel. Tetapi saat bermaksud mengambil televisi, ia dipergoki oleh korban.
Saling dorong pun terjadi sampai korban terjatuh. Pelaku memanfaatkan kondisi tersebut untuk melilit leher korban menggunakan tali serta mencekiknya sampai mati.
SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya |
ketua PDIP Medan dipecat |
Fakta penyerangan polsek ciracas |
Polemik ganja |
”Selanjutnya tersangka memperkosa korban sebanyak satu kali,” terang Ary.
Penyidik pun melakukan pengembangan kasus dengan mencari tali yang dipakai Riko untuk mencekik korban. Hanya saja, ia mencoba melarikan diri serta menabrak pintu kaca sampai mengalami luka di bagian kaki serta kepala.
Ary menyatakan, Riko kembali mencoba melarikan diri ketika berada pada kendaraan menuju Pelabuhan Halte Doom. Tetapi adik ipar Edo Kondologit tersebut melawan serta berupaya mengambil senjata api kepunyaan petugas.
”Tim mengambil tindakan tegas terukur pada tersangka selnajutnya tersangka dibawa ke RS Sele Be Solu agar mendapatkan pengobatan,” terangnya.
Dianiaya Tahanan Lain
Sesudah menjalani perawatan, Riko dibawa kembali ke Mapolres Sorong Kota. Saat akan dilanjutkan pemeriksaan, ia mengeluh pusing serta penyidikan akhirnya ditunda sementara.
Dari situ, Riko langsung kembali masuk ke sel tahanannya. Ary menyatakan, Riko mengalami tindak penganiayaan oleh tahanan lain tak lama sesudah dimasukkan pada sel setelah pemeriksaan.
”Hingga petugas yang sedang piket melakukan pengecekan CCTV ruang tahanan serta didapatkan bahwa tahanan atas nama Cece melakukan penganiayaan berulang-ulang kepada Riko wafat dalam bagian dada serta wajah berulang-ulang,” Ary menandaskan.
Sumber: Liputan6.com
Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Politik Riko Wafat Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com