banner 468x60

ASN Yogyakarta Terjaring Tes Urin Dadakan, BNN dan Dinkes Temukan…

 NEWS
banner 468x60

BNN Bersama Dinkes Gelar Tes Urin Dadakan Di Lingkungan ASN Yogyakarta

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

BNN Bersama Dinkes Gelar Tes Urin Dadakan Di Lingkungan ASN Yogyakarta

 

IndoHarian – Badan Narkotika Nasional (BNN) Yogyakarta bersama Dinas Kesehatan (Dinkes)  Yogyakarta mengadakan tes urin dadakan di lingkungan wilayah Kecamatan Tegalrejo, beberapa hari  lalu. Berlokasi di salah satu ruangan kantor Kecamatan Tegalrejo, para Aparatur Sipil Negara (ASN)  Yogyakarta yang berada di lokasi kerja Kecamatan Tegalrejo satu persatu melakukan tes urine.

Tak hanya pegawai kecamatan Tegalrejo, tetapi juga pegawai sekolah negeri baik itu SD sampai SMP serta dinas Yogyakarta. Pemeriksaan yang dilakukan sejak pagi sampai siang hari, menyasar sekitar 400-an ASN di wilayah kerja Kecamatan Tegalrejo. Sebelum gelar tes urine, mereka terlebih dahulu melakukan pendaftaran yang dilanjutkan dengan wawancara. Terakhir, barulah tahap pengambilan sampel urine diberikan kapada petugas untuk diperiksa.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
KPK Sebut Kesehatan Setnov Sudah Membaik, Tidak Bisa Alibi Lagi?
Rizieq Pulang Tanggal 22 September, Polisi Siapkan Ini
Dibalik Video Viral Emak Marahi Polwan, Terdapat Kisah yang Menyedihkan

 

Menurut salah satu dari petugas Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, tes ini dilakukan sejak dari bulan Maret yang lalu dengan sasaran khusus ASN Kota Yogyakarta dengan tujuan untuk menghindari  pengunaan narkotika psikotropika dan zat aditif lainnya (napza) di kalangan Aparatur Sipil Negara. “Dengan dilakukannya tes urine dadakan ini, harapan kami adalah agar ASN Kota Yogyakarta tidak akan berani macam-macam dengan barang haram, karena sanksinya akan sangat berat, tutur Kepala Seksi Berantas BNN Kota Jogja, Kompol Sahrur dalam keterangan pers, pada hari Kamis (21/9).

Ada enam komponen zat yang akan diperiksa oleh BNN dimana itu salah satu zat biasa ditemukan dalam obat- obat yang umum dijual di pasaran. Untuk itu, pada tahap sesi wawancara, petugas akan menanyakan apakah yang bersangkutan selama tujuh hari terakhir mengkonsumsi obat atau jamu.

Bila dalam pemeriksaan pertama ditemukan indikasi yang bersangkutan memakai napza, maka akan didalami oleh tim BNN Kota apakah yang bersangkutan dalam pengawasan dokter atau tengah mengonsumsi obat berdasarkan resep dokter. BNN juga akan mendalami bila yang bersangkutan terlibat dalam jaringan sehingga akan jelas penangannya.

Camat Tegalrejo, Sutini Sri Lestari mengatakan keyakinannya dalam tes urin dadakan oleh BNN bahwa tidak ada ASN di kecamatan Tegalrejo yang terlibat atau mengonsumsi napza.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply