Astagfirullah! Gerindra Minta Demokrat Balas Budi KePrabowo

Gerindra Minta Demokrat Balas Budi KePrabowo Setidaknya Tau Berterima Kasih

Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

Astagfirullah! Gerindra Minta Demokrat Balas Budi KePrabowo

IndoHarian – Anggota Dari Dewan Pembina Partai Gerindra, yakni bapak Mulyadi merasa sangat geram dengan sejumlah cicitan dari para kader-kader Partai Demokrat yang saat ini seakan ingin menjatuhkan partainya. seharusnya Demokrat Balas Budi .

Menurut Mulyadi, hal yang dilakukan mereka sudah tidaklah etis, apalagi dari keduanya pernah berada dalam satu koalisi. Seharusnya, kata Mulyadi, setidaknya Demokrat berterima kasih kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Pak Prabowo Subianto lah yang mau menerima mereka masuk ke dalam Koalisi Adil dan Makmur pada saat pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Demokrat Balas Budi “Coba saja bayangkan kalau kala itu koalisi 02 tak terima (masuk koalisi)? Bagaimana nasibnya masa depan dari Partai Demokrat dan kadernya yang bakal maju dalam Pilpres di periode berikutnya,” tutur Mulyadi lewat keterangan tertulisnya, hari Kamis (11/7).

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Keluarga SBY Gelar Tahlilan Atas Meninggalnya Ani Yudhoyono
Aziz Pecat Ketua DPD Golkar Karena Dukung Bamsoet
Yenny Wahid Soal NU Nagih Jatah Menteri Kabinet Jokowi

Mulyadi pun sempat menjelaskan, dalam Pasal 235 ayat 5 Undang-undang nomor 7 Tahun 2017 terkait dengan Pemilu, menjelaskan bahwa partai politik tak dapat mengikuti pemilu selanjutnya bila saja pada pemilu sebelumnya tak mengajukan pasangan calon presiden.

Maka dari itu, sudah mustinya Demokrat berterima kasih kepada Prabowo dan Gerindra. “Jadi berterimakasihlah pada Pak Prabowo dan koalisi 02, meski politik adalah memperjuangkan kepentingan namun etika tetap musti menjadi dasar dalam perjuangan,” ujar Mulyadi.

Ia meminta kepada kader-kader Demokrat agar tak lagi mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang berisi berbagai tudingan terhadap Gerindra. Meski koalisi sudah berakhir, etika dalam berpolitik tetap harus di kedepankan. “Sekarang ini saya sampaikan sebagai kader yang berusaha utnuk mengingatkan agar kita saling menghormati,” tutur Mulyadi.

Sebelumnya Kepala Divisi Advokasi dan juga Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean membongkar keinginan Gerindra agar bisa mendapatkan jatah kursi di koalisi pemerintahan Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi). tidak tanggung, Gerindra meminta jabatan untuk menteri dalam bidang perekonomian.

Ferdinand pun menjelaskan, alasan mereka agar meminta kursi tersebut lantaran menginginkan rakyat sejahtera. juga supaya dapat menjalankan misi untuk menurunkan harga-harga. Astagfirullah! Gerindra Minta Demokrat Balas Budi KePrabowo

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *