sakuratoto

Debat Buwas Dan Enggar, Kepemimpinan Jokowi Dikritik!

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Adu Mulut Buwas Dan Enggar, Kepemimpinan Jokowi Dikritik

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – Debat Buwas Dan Enggar, Kepemimpinan Jokowi Dikritik!

 

Indoharian – Ketua dari pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzhar mengatakan Kepemimpinan Jokowi Dikritik dan menyebut tidak mampu untuk memimpin.

Ketidakmampuan tersebut, ucap dirinya, terlihat jelas dari seteru yang terjadi antara Dirut Bulog Budi Waseso dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita soal impor beras.

“Menurut saya Kepemimpinan Jokowi Dikritik karena tidak mampu untuk memimpin. Masa bisa sampai terjadi seteru di bawahannya, seterunya pun secara terang-terangan,” ucap Dahnil saat dihubungi, pada hari Rabu (19/9).

Seteru yang terjadi antara Enggar dan Buwas ini menurut Dahnil sangat tidak baik, apalagi mereka berada di jalan yang sama sebagai bagian dari kabinet pemerintahan Jokowi. Posisi Buwas dan Enggar pun tentu sama-sama sebagai bawahan yang bekerja di sektor perekonomian terutama komoditas pangan.

“Kok bisa berseteru terang-terangan di publik,” ucapnya.

Dahnil disebut-sebut akan masuk kedalam tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Selanjutnya, menurut Dahnil perseteruan itu bisa terjadi jika terdapat ketidakcakapan dalam kepemimpinan dari seorang Presiden. disebutkan dirinya, Jokowi sebagai presiden harusnya marah besar atau memberi teguran kepada bawahannya yang sedang ribut itu.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Soal Hoaks SBY, Asia Sentinel Minta Maaf Karena Diancam Hal Ini!
Berusaha Menang Pilpres, Prabowo Pimpin Rapat Koalisi!
Rapat Perdana Ma’ruf Amin Dan Tim Kampanye, Ini Pembahasannya!

 

“Bagi saya sendiri ada masalah dengan kepemimpinan Jokowi, seteru ini kan sama saja dengan hinaan untuk dia dari bawahannya,” kata dia.

TIdak masalah Jokowi yang tidak memiliki kemampuan memimpin, Dahnil juga curiga ada kepentingan rente di dalam tubuh Kementerian Perdagangan. Sengkarut Bulog ini ucap dia, bisa terjadi karena ketidaklengkapan data di kementerian itu yang berujung pada kepentingan rente.

“Memang ada fakta mafia pangan yang punya tujuan rente. Mereka ingin berburu rente dengan kekacaubalauan ini, karena ada data-data yang tidak benar,” ucapnya.

Data-data komoditas di Kementerian menurut Dahnil banyak yang silang sengkarut, dari mulai data komoditas pangan hingga data-data terkait kependudukan.

Data yang sengkarut ini kemudian banyak dimanfaatkan oleh para mafia yang ingin melakukan rente.

“Orang berangkat dari data yang carut marut ini memanfaatkannnya sebagai tujuan rente,” ucapnya.

“Tujuan rente apa? karena misal bisa kuota impor ditambah atau dikurangin. Karena enggak ada otoritas data yang benar karena datanya bisa saja dikarang,” ucapnya.

Sebelumnya Buwas sempat memberikan suara berbeda terkait impor beras. Menurutnya, pemerintah lewat Kementerian Perdagangan tak perlu lagi mengimpor beras di paruh kedua tahun ini lantaran ketersediaan pasokan beras di gudang Bulog masih sekitar 2,4 juta ton.

Selain itu, Buwas juga menganggap impor beras tak perlu dilakukan lantaran Bulog tak memiliki tempat lagi untuk menampung pasokan beras dari impor.

“Perintah kemarin dari Menteri Koordinator Perekonomian dan Menteri Perdagangan bahwa kami harus impor 1 juta ton, tapi kami mau taruh di mana beras itu? Kepemimpinan Jokowi Dikritik Kecuali Menteri Perdagangan menyiapkan gudang atau kantornya beliau mau dipakai jadi gudang beras, itu baru saya akan impor,” pungkasnya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply