sakuratoto

Fahri Respons Jokowi Terkait Peserta IMF Makan Nasi Uduk

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Fahri Respons Jokowi: Tidak Mungkin Orang Habis Rapat Disuruh Membeli Nasi Uduk Di Luar Hotel

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianFahri Respons Jokowi Terkait Peserta IMF Makan Nasi Uduk

 

Indoharian – Wakil Ketua DPR yaitu Fahri respons Jokowi dan juga merasa heran dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengatakan peserta Annual Meeting atau Pertemuan Tahunan bersama dengan IMF-World bank di Bali membiayai sendiri hotel dan juga makan mereka.

Menurut dirinya, anggaran yang sudah di siapkan oleh pemerintah sebagai tuan rumah sebesar Rp 855,6 milliar, sangat dipastikan sudah mencakup hotel dan juga makan. Hal itu dikatakan merupakan standar penyelenggaraan kegiatan, apalagi dengan skala Internasional.

“Tidak mungkin orang habis rapat disuruh membeli nasi uduk di luar hotel. Kan itu sangat tidak mungkin. Sekaligus dong makan disana,” ucap Fahri di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Dengan Fahri respons Jokowi pemerintahan diangkap kurang mendapatkan briefing atau arahan dari orang-orang terdekatnya. Sebagai seorang presiden, Joko Widodo dinilai tidak boleh sampai salah berbicara kepada hadapan publik,

“Presiden tidak boleh salah ngomong. nanti dituduh bohong sama orang,” kata politikus PKS tersebut.

Fahri kemudian memberi contoh lain perihal Jokowi tidak akan mendapat informasi dari orang-orang di sekitarnya ketika melantik Archandra Tahar sebagai Menteri Energi Sumber Daya Mineral. Yang ternyata Archandra diketahui telah berganti kewarganegaraan.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
HEBOH! Ternyata Begini Drama Megawati Saat Jadi Wapres
Buntut Hoaks Ratna, Pendukung Prabowo Goyang, Ini Kata Romi!
Soal Hoaks, Gerindra Polisikan Ratna, Begini Kondisinya!

 

“Itu kan fatal kesalahannya. Cuma karena presiden yang salah kita tidak berani. Ya kan. Begitu rakyat biasa yang salah langsung jadi tersangka. Ya enggak boleh begitu dong. Harus adil,” ucap dia.

Hal tersebut, ujar dia, menjadi bukti lingkaran terdekat Jokowi tidak dapat memberikan informasi dan masukan yang baik. Menurutnya Jokowi perlu mengevaluasi lingkaran terdekatnya jika nanti terpilih kembali di 2019.

“Kalau Pak Jokowi terpilih lagi, tim ini jangan dipakai. Buang semua tim ini. Ini tim yang tidak bermanfaat. Enggak bikin presiden tampak canggih. Ya kalau menang ya? Kalau enggak menang mau gimana,” kata Fahri seraya tertawa.

Sebelumnya, Jokowi angkat suara soal kritikan sejumlah kalangan mengenai anggaran penyelenggaraan Annual Meeting atau Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali, 8-14 Oktober 2018 yang dikatakan sudah cukup besar.

Jokowi menjelaskan bahwa dana itu akan digunakan untuk memperluas appron di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Kemudian, terowongan dan persimpangan yang ada di Bali, sehingga mengurangi kemacetan jalan.

Selain dari itu, para partisipan juga akan merogoh kocek sendiri untuk membiayai hotel dan makan mereka.

Fahri respons Jokowi “Hotel bayar sendiri, makan bayar sendiri,” kata Jokowi usai orasi ilmiah di Universitas Sumatra Utara di Medan, Sumut, Senin (8/10/2018).

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply