banner 468x60

Golkar: Bagi Siapa Yang Merusak Persatuan Bangsa Maka Harus Ditindak Tegas!

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Golkar: Siapapun Yang Merusak Persatuan Bangsa Dan Timbulkan Perpecahan Bangsa Maka Harus Dihukum Seberat-beratnya

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Indoharian – Golkar: Bagi Siapa Yang Merusak Persatuan Bangsa Maka Harus Ditindak Tegas!

 

Indoharian, JAKARTA — Idrus Marham selaku Sekjen Partai Golkar telah mengatakan, kalau dirinya mendorong pihak Kepolisian untuk menindak tegas pada kelompok Saracen, sebuah sindikat penyebar kebencian yang berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang sudah merusak persatuan bangsa.

“Siapapun dia, tak hanya pada Saracen, yg nyata-nyata merusak kesatuan dan kesatuan bangsa yg menimbulkan perpecahan bangsa maka dari itu harus ditindak dengan secara tegas,” ucap Idrus kepada wartawan saat di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Minggu (27/8/2017).

Bukan hanya itu, Idrus pun mendesak polisi agar bisa menuntaskan semua kasus yang terkait pada ujaran kebencian di medsos itu.

“Partai Golkar telah mendesak pihak kepolisian utk segera mengambil langkah-langkah konkret dlm rangka untuk menuntaskan masalah Saracen dan kasus-kasus lain yg sama,” katanya.

Telah diketahui, sindikat kelompok Saracen ini memiliki akun-akun untuk menyebarkan ujaran kebencian pada pemerintah dan juga menyebarkan konten hate speech yang berbau SARA dan bisa merusak persatuan bangsa.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Anggota Fraksi Gerindra Takut Anies-Sandi Dibully PNS DKI
Ketua MPR: Kelompok Saracen Harus Dihukum Mati
Tidak Dikecewakan Bos FT, Eddies Adelia Tak Peduli Hujatan Netizen

 

Penyidik juga sudah menahan ketiga orang yg tergabung dlm kelompok Saracen. Ketiga orang itu diketahui berinisial JAS (32), MFT (44) dan SRN (32).

Mereka pun diketahui dengan sengaja membuat konten ujaran kebencian dan SARA ini untuk dijadikan sebagai ladang bisnis bagi Saracen, untuk bisa meraup keuntungan yg besar.

AKBP Irwan Anwar selaku Kasubdit 1 Dit Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, telah mengungkapkan kalau dalam melakukan aksinya, kelompok Saracen ini bekerja sesuai dgn permintaan dari pihak yang memesannya.

“Itu yg kemudian tergantung pemesanan. Kalau pesanannya mau menjelek-jelekan Islam, maka dia punya akun sendiri sampai 2000, yg pemerintah juga,” ujar Irwan dalam rilis di Mabes Polri, Jln Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (23/8/2017).

Irwan juga mengatakan kalau kelompok Saracen ini memiliki ribuan akun di medsos.

Akun tsbt nantinya akan digunakan utk menjelek-jelekkan kelompok tertentu sesuai dengan permintaan dari pemesanan yang nantinya akan merusak persatuan bangsa.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply