sakuratoto

Kapolda Jatim Beri Hadiah Polisi Tak Netral!! Ini Hadiahnya

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Hadiah Polisi Tak Netral Yaitu Akan Diberhentikan Secara Tak Terhormat

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Kapolda Jatim Beri Hadiah Polisi Tak Netral!! Ini Hadiahnya

 

IndoHarian – Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud menegaskan netralitas aparat keamanan dalam pilkada serentak yang akan diberlangsungkan pada 27 Juni 2018 besok. Baik dari anggota TNI maupun Polri sama-sama telah diberi perintah untuk menjaga Netralitasnya dalam pesta demokrasi. Tak hanya sekedar perintah, Machfud juga mengaku telah mempersiapkan hadiah polisi tak netral saat pilkada serentak nantinya.

Jika Sampai terbukti tidak netral sanksi terberat akan diberikan. “Sudah jadi perintah bagi semua anggota TNI dan Polri untuk netral. Ada sanksi terberat jika ditemukan tidak netral,” terang Irjen Pol Machfud yang didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman di Situbondo, pada hari Selasa (26/6/2018).

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Terbongkar Sudah!! Ini Tujuan Pertemuan JK Dengan SBY
Menikam Jokowi! Reuni SBY-JK Maju Pilpres 2019
Fahri Hamzah Iri Pada Jokowi, PKB Mengaku Tak Heran

 

Machfud menyebut, hadiah polisi tak netral (Sanksi) dalam pilkada serentak yaitu akan diberhentikan dengan cara tidak hormat dari jabatannya. Karena hal tersebut merupakan tugas bagi petugas keamanan baik itu TNI ataupun Polri. TNI dan Polri diminta untuk tetap menjaga netralitasnya dalam pelaksanaan pesta demokrasi pada 27 Juni besok.

“Untuk titik-titik rawan di Jawa Timur tidak ada, semuanya tidak boleh underestimate. Semuanya harus dijaga dengan sungguh-sungguh, ya dengan TNI dan Polri. Kami semua sudah simulasikan sampai kemungkinan terjelek,” papar Machfud.

Sebelum itu, kapolri juga telah mengeluarkan sejumlah larangan terhadap anggota polri yang bertugas sebagai anggota pengamanan (Pam TPS) dalam pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara pilkada. Diantaranya, petugas polri pan TPS dilarangan memasuki TPS, petugas Polri Pam TPS baru boleh masuk TPS atas permintaan dari KPPS apabila terjadi gangguan Kamtibmas di lokasi TPS.

Selain dari hal tersebut, petugas polri Pam TPS dilarang melakukan pencatatan dan mendokumentasikan hasil penghitungan suara, serta juga dilarang mempengarhuhi masyarakat yang akan memberikan suaranya. Hadiah polisi tak netral akan diberikan jika didapati tidak netral.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply