banner 468x60

Kirim Surat Penundaan Pemeriksaan Setnov ke KPK, Fadli Zon Diprotes

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Akibat Mengirim Surat Penundaan Pemeriksaan Setnov ke KPK, Fadli Zon Dilaporkan

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Indoharian – Kirim Surat Penundaan Pemeriksaan Setnov ke KPK, Fadli Zon Diprotes

 

Indoharian, JAKARTA — Surat dari Fadli Zon selaku Wakil Ketua DPR RI kepada Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirim surat penundaan pemeriksaan Setnov di KPK sampai ada putusan praperadilan yang menuai protes.

Surat tsbt pun dinilai sudah melanggar kode etik sbg Pimpinan DPR dan justru dipertanyakan oleh Fraksi Partai Gerindra dan Fraksi Partai Golkar.

Pada hari Rabu (13/9/2017) siang, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) telah melaporkan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Fadli Zon pun dilaporkan lantaran telah menandatangani surat permohonan penundaan pemeriksaan Setya Novanto di KPK.

MAKI pun menilai, tindakan Fadli Zon tsbt sudah melanggar kode etik.

Soalnya, surat berkop DPR tertanggal 12 September itu pun dikirimkan ke Pimpinan KPK atas nama lembaga DPR.

Tetapi, Fadli Zon tidak merasa melanggar peraturan yang terkait pengiriman surat itu.

Fadli Zon pun berkilah, surat yg dikirimkan lewat Kepala Biro Pimpinan Sekretariat Jenderal DPR RI ke KPK itu adalah surat yg isinya meneruskan aspirasi dari Setya Novanto dlm kapasitasnya sbg warga negara Indonesia dan bukan sbg Ketua DPR RI.

Namun, surat penundaan pemeriksaan Setnov tsbt ternyata tidak diketahui unsur Pimpinan DPR lainnya, seperti Taufik Kurniawan dan Agus Hermanto lantaran tak pernah dibahas dlm forum rapat pimpinan layaknya surat resmi kelembagaan lainnya yg biasanya menyangkut kebijakan politik.

Yang menjadi lucunya, surat tsbt pun tak diketahui oleh Fraksi Partai Golkar, partai yg juga diketuai oleh Setya Novanto.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Resep Sop Buntut Spesial Jaminan Hidangan Kesukaan Keluarga
Kuasa Hukum AD: Banyak Pelanggaran Dalam Proses Penangkapan Asma Dewi
Dampak yang Dahsyat!! Bocah Tingkah Aneh Tersebut Seperti Kesurupan

 

Tidak ada pembahasan di internal fraksi dalam terkait pengiriman surat yg isinya bersifat aspirasi ini.

Hani Tahapsari selaku Kepala Biro Pimpinan Sekretariat Jenderal DPR RI yg mengirimkan surat itu sendiri ke KPK menjelaskan, surat yg meminta penundaan pemeriksaan Setya Novanto memang telah dikonsep oleh Sekretariat Jenderal DPR RI.

Tapi, permintaan itu datang langsung dari Setnov dan telah disetujui 4 Pimpinan DPR lainnya.

Fraksi yang berasal dari Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, Fraksi Partai Gerindra justru sangat menyesalkan dengan tindakan Pimpinan DPR ini.

Partai Gerindra pun akan mempertanyakan langsung apa maksud Fadli Zon mengirimkan surat itu.

Sebab menurut Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, tindakan Fadli Zon ini sudah melampaui kewenangan Pimpinan DPR.

Meski surat permintaan atas nama lembaga DPR untuk menunda pemeriksaan Setya Novanto sampai ada putusan dari sidang praperadilan sudah dikirimkan, tetapi KPK tak berencana utk menunda penyidikan.

KPK bahkan sudah mengirimkan surat panggilan kepada Setnov untuk diperiksa sbg tersangka pada pekan depan.

Mengenai surat penundaan pemeriksaan Setnov. Selengkapnya, termasuk dalam pernyataan Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon dan Agus Hermanto, Kepala Biro Pimpinan Sekretariat Jenderal DPR RI, Hani Tahapsari, dan Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, serta tanggapan Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan,

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply