banner 468x60

Korban Bom Afghanistan Meningkat Dari 90 Jiwa Menjadi….

 NEWS
banner 468x60

Korban Meninggal Bom Afghanistan Kembali Bertambah Menjadi 150 Jiwa

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Korban Meninggal Bom Afghanistan Kembali Bertambah Menjadi 150 Jiwa

 

IndoHarian – Jumlah korban tewas bom Afghanistan meningkat dari 90 jiwa menjadi setidaknya 150 orang. Hal itu disampaikan Presiden Ashraf Ghani seminggu usai ledakan mengguncang Kabul, Afghanistan.

Bom yg terjadi pada tanggal 31 Mei lalu itu, terjadi di tengah jam sibuk di lokasi dekat Kedutaan Jerman dan Istana Kepresidenan Afghanistan. Setidaknya kurang lebih 300 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Kejadian Itu merupakan serangan paling mematikan di Afghanistan sejak dimulainya perang pada tahun 2001 yang dipicu invasi Amerika Serikat saat mencari dalang insiden kelam 9/11, Osama Bin Laden.

Tampaknya konflik tidak kunjung berakhir sejak invasi tersebut, di mana Taliban menjadi pihak utama yg berseteru dengan pasukan keamanan Afghanistan.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Polisi: Saya Beri Hadiah Bila Ada yang Kenal dengan Wanita Tanpa Busana Ini, Senilai…
Menanggapi Kriminalisasi Terhadap Habib, Kapolda Metro: Sumpah Demi Allah Tidak Ada
11 Alasan MUI Haramkan Medsos

 

Namun Taliban membantah terlibat dalam bom tanggal 31 Mei. Meski demikian, Intelijen Afghanistan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka meyakini itu Jaringan Haqqani — kelompok asal Pakistan yg berkaitan dgn Taliban — ada di balik serangan tersebut.

Dikutip dari media setempat, pada hari Selasa (6/6/2017), bom Afghanistan meledak pada pagi hari lokasinya di dekat supermarket dan toko besar, di mana jalanan saat itu penuh dgn orang – orang yang sedang berangkat beraktivitas, termasuk anak – anak yg berangkat ke sekolah. Diyakini, bom itu disembunyikan di dalam truk pengantar air.

“Doa kami menyertai para korban dan keluarganya dalam serangan bom Afghanistan tak manusiawi dan pengecut,” tulis kantor Kepresidenan Afghanistan dalam Twitter sesaat usai serangan terjadi.

“Semoga Allah menguatkan semua yg bekerja untuk perdamaian. Pikiran kami menyertai keluarga korban dan doa menyertai mereka yg terluka,” imbuhnya.

Menurut seorang warga Afghanistan-Amerika yg bekerja di sebuah perusahaan konsultan setempat, Layma Tabibi, ratusan warga Afghanistan langsung berbaris utk mendonorkan darahnya usai pemboman tersebut.

Tabibi mendengar ledakan itu dan mengatakan bahwa banyak korban bom Afghanistan berasal dari perusahaan telekomunikasi Roshan. “Orang Afghanistan, selalu orang Afghanistan,” ucap Tabibi. “Selalu orang Afghanistan yg terluka dan terbunuh, bukan siapa yg ditargetkan penyerang.”

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply