banner 468x60

Petugas Parkir Mal Mohon-mohon Serta Sujud Agar Tidak Ditembak Oleh Oknum TNI

 KRIMINAL, NEWS, WISATA
banner 468x60

Enggan Bayar Parkir Oknum TNI Ancam Tembak Petugas Parkir Mal Gandaria City

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Enggan Bayar Parkir Oknum TNI Ancam Tembak Petugas Parkir Mal Gandaria City

 

IndoHarian – Juansyah, petugas parkir Mal Gandaria City yang menjadi korban penganiayaan seorang pengunjung mal, sempat bersujud di hadapan pengunjung yang menganiayanya pada hari Jumat (6/10/2017) malam lalu. Lokasi peristiwa persis berada di loket pintu keluar parkir di Mal Gandaria City.

Dalam rekaman kamera pengawas yang ditayangkan oleh salah satu media berita, pada hari Minggu (8/10/2017), Juansyah terlihat bersujud usai tersangka pelaku penganiayaan yang bernama Anwari melepaskan tembakan ke udara.

Dalam rekaman terlihat Anwari sebelumnya sempat menodongkan pistol ke arah petugas parkir. Juansyah terlihat langsung lari menjauh. Anwari yang terus berjalan mendekati petugas parkir kemudian melepaskan tembakan.

Usai itu, gesture Juansyah terlihat seperti orang yang memohon ampun dan dia pun langsung bersujud di kaki Anwari.

Dugaan penganiayaan itu terjadi pada hari Jumat sekitar pukul 20.30 WIB. Kejadian itu bermula saat Anwari, yang belakangan diketahui sebagai seorang dokter, tak mau membayar biaya parkir sebesar Rp 5.000 karena merasa bahwa dia menggunakan mobil dinas berpelat TNI. Dia menganggap mobil berpelat TNI tak perlu membayar parkir di tempat itu.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Iwan Kurniawan membeberkan, Anwari lalu cekcok dengan Juansyah.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Lepas Dari Semua Jerat Hukum, Ketua DPR Setnov Punya Ilmu Sakti
Ternyata Spa Gay Yang Digrebek Bertarif 165.000/orang
Sosok Misterius Pelaku Penembakan Massal di Las Vegas

“Dia merasa tersinggung saat bertanya kepada petugas parkir mal tersebut, jawabannya ’emang harus bayar’. Dia merasa tersinggung dan emosi. Hingga akhirnya melakukan pemukulan dan mengeluarkan senjata dan menembakannya satu kali ke atas,” ucap Iwan di Mapolsek Metro Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada hari Minggu (8/10/2017) dinihari.

Mobil berpelat TNI yang dikendarai Anwari saat kejadian adalah mobil dinas yang diperuntukan buat istrinya. Istri Anwari diketahui merupakan seorang dokter di RSPAD Gatot Soebroto.

Pelaku penganiayaan sendiri pernah bertugas sebagai dokter di RSPAD.

“Yang bersangkutan merasa kalau menggunakan mobil dinas berpelat TNI tak perlu membayar parkir. Karena yang bersangkutan memiliki pengetahuan jika itu ada Perda-nya,” ucap Iwan.

Anwari kini sudah ditetapkan sebagai tersangka atas perbuatannya terhadap petugas parkir mal dan ditahan di sel tahanan Mapolsek Kebayoran Lama. Dia terancam dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan Pasal 355 tentang perbuatan tidak menyenangkan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply