sakuratoto

Polisi: Ada Kejutan Besar Dalam Kasus Pelaku Penyiraman Novel Baswedan, yaitu

 KRIMINAL, NEWS
Iklan Ads

Polisi: Ditunggu Saja, Pelaku Penyiraman Novel Baswedan Segera Terungkap

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Polisi: Ditunggu Saja, Pelaku Penyiraman Novel Baswedan Segera Terungkap

 

IndoHarian – Pihak kepolisian sampai saat kini belum mengetahui siapa pelaku penyiraman terhadap korban penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Meski telah ada beberapa orang yang diamankan, nyatanya mereka kembali dilepaskan karena memang disebut bukan pelakunya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menuturkan akan ada kejutan besar dalam kasus tersebut. Menurutnya, aktor di balik penyerangan tersebut akan segera terungkap siapa pelakunya.

“Akan ada kejutan kembali (di kasus pelaku penyiraman Novel Baswedan) seperti di kasus Daan Mogot. Semua kan dapat terjadi seperti itu. Kami belum dapatkan (aktor intelektual), nanti kalau telah ketangkap pelakunya baru kita ketahui (aktor intelektualnya),” tutur Argo, pada hari Selasa (4/7).

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Masalah Ari Asia Kembali Terulang, Pesawat Mendarat Darurat Mesin Terbakar
Ratna Penipu Ulung Lolos 2 Kali di Pengadilan, Hanya dengan..
Menegangkan Tas Mencurigakan Terletak di Depan ITC Depok, Bom Peledak?

 

Kejutan yang dimaksud Argo yaitu seperti di kasus perampokan disertai penembakan oleh korban Davidson di SPBU Daan Mogot beberapa waktu lalu. Saat itu, disebut para pelaku cuma berjumlah dua orang. Dan nyatanya usai terungkap pelaku berjumlah lebih dari dua orang, bahkan pelaku kejahatan tersebut berjumlah 11 orang.

“Di Daan Mogot (Davidson) kan awalnya kita kira cuma dua yang melakukan perampokan. Ternyata pelakunya banyak kan. Bisa juga terjadi seperti itu (dalam kasus Novel),” tutur Argo.

Menurutnya, di kasus penyiraman Novel ini pelaku diduga telah menganalisa semuanya, termasuk mensurvei lokasi dan lain – lain.

“Kan ada yang mensurvei dan lainnya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pelaku penyiraman Novel diserang oelh dua pria tidak dikenal pada 11 April lalu. Saat itu Novel habis menunaikan ibadah salat subuh di Masjid Jami Ah-Ihsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Saat ini korban masih menjalankan perawatan medis di Singapura.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply