banner 468x60

Pria Nyamar Jadi Wanita Hanya Karena…

 NEWS
banner 468x60

Dagangan Tidak Laku, Pria Nyamar Jadi Wanita

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Dagangan Tidak Laku, Pria Nyamar Jadi Wanita

 

IndoHarian – Seorang pria nyamar jadi perempuan bernama Nursholeh saat mengemis di Permata Hijau, Jaksel. Tujuannya, supaya semua orang merasa iba dengan dirinya.

Hal tersebut dikatakan Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Mursidin kepada awak wartawan, hari Jumat (23/6/2017). Pria tersebut sudah diamankan oleh Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jaksel.

“Saat kami sedang melakukan monitoring di kawasan Permata Hijau, kami lihat dia sedang beroperasi. Awalnya kami lihatnya seorang wanita sedang mengemis, ya kami lakukan saja penjangkauan,” tutur Mursidin.

Awalnya, Mursidin menyebut, petugas merasa sangat kaget saat pria itu ditangkap. Ketika ditanya petugas, pria tersebut tak bersuara mirip wanita.

Saat itu, petugas menanyakan alasan mengemis dan menyamar menjadi wanita. Alasan pria nyamar jadi perempuan itu, jika tidak menyamar wanita tak ada orang yang memberikan uang.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Obama Berlibur di Bali Hari Ini, Semua Jalur Ditutup?
Kades Gangguan Sakit Jiwa? Tidur Diatas Tumpukan Uang
Tetangga Buka Warung, Tidak Senang Ada Saingan, Bocah di Bekasi Dihajar

 

“Masa laki-laki yg masih kuat gitu ngemis. Para pengendara juga nanti ngetawainnya. Makanya dia berinisiatif jadi wanita berjilbab saja,” tuturnya Mursidin.

Menurut Mursidin, pria tersebut asal Lampung sudah mengemis selama 2 hari di Jakarta Selatan. Padahal pria tersebut biasa berjualan minuman di Senayan. Namun karena Senayan sedang direnovasi, dia mempunyai ide utk mengemis.

Selain itu, selama bulan puasa dia mengalami penurunan pendapat menjual minuman. Sehingga ia mempunyai ide mengemis untuk menutup kebutuhannya sehari – hari.

“Dia bilang baru mengemis 2 hari. Hari pertama mendapatkan penghasilan sekisar Rp 150.000 dan hari ke 2 baru mendapat Rp 50.000 tapi sudah keduluan ketangkap sama petugas,” kata Mursidin.

Pengakuan Nusholeh, dia mengaku telah mengetahu jika mengemis di Jakarta dilarang. Rekan Nursholeh juga telah memberikan peringatan jangan mengemis di lampu merah. Namun dia nekat mengemis dengan berpura – pura menjadi wanita.

“Nursholeh pria nyamar jadi perempuan itu hanya lulusan SD itu telah berjualan minuman di Senayan lebih dari lima tahun. Biasanya kalau habis lebaran baru ia pulang kampung ke Lampung. Namun sekarang ia lebaran di panti karena kami telah membawanya ke sana,” ujar Mursidin.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply