sakuratoto

Rupiah Melemah, Tanggapan Jokowi Bikin Kesal!

 NEWS
Iklan Ads

Rupiah Melemah, Jokowi : Rupiah Melemah Memberi Keuntungan Bagi Indonesia

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Rupiah Melemah, Tanggapan Jokowi Bikin Kesal!

 

IndoHarian – Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut serta dalam memperhatikan perkembangan pergerakan dari nilai tukar rupiah melemah hingga ke angka Rp 14.043 per dolar AS. Menurut pendapat Jokowi, persoalan nilai tukar mata uang sebenarnya bukan hanya terjadi di Indonesia saja tetapi Negara lain juga mengalami hal yang serupa.

Ini disebabkan perang dagang dari negara-negara besar serta juga kenaikan dari suku bunga di Amerika Serikat (AS) yang tidak menutup kemungkinan bakal menaikkan hingga tiga sampai empat kali dalam beberapa waktu ke depan.

“Semua negara saat ini juga mengalami hal yang sama. Kita terus (komunikasi dengan Bank Indonesia), bahkan sebelum saya berangkat ke sini (Riau) pun juga komunikasi,” ucap Jokowi saat meresmikan peremajaan kelapa sawit di Rokan Hilir, Riau, pada hari Rabu (9/5/2018).

Di sisi lain, Jokowi telah menambahkan bahwa rupiah melemah juga sebenarnya memberikan keuntungan bagi Indonesia. Salah satunya yaitu industri kelapa sawit yang menyumbang devisa cukup besar dengan ekspor yang dilakukan. Semakin banyak eskpor dengan nilai mata uang rupiah sekarang maka akan semakin banyak penghasilan yang didapatkan pula.

Berdasarkan dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) di Bank Indonesia (BI), nilai tukar rupiah sudah sebesar Rp 14.036 per dolar AS pada Selasa (8/5/2018), sedikit melemah jika dibandingkan dengan hari Senin (7/5/2018) di level Rp 13.956 per dolar AS.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
ISIS Dalang Kerusuhan Di Mako Brimob, Ini Tanggapan Brigjen Iqbal
Merampok Mobil Anggota DPRD, Ini Modus Yang Digunakan Pelaku!
Tahanan Mengamuk! Keributan Di Mako Brimob Terjadi, Ini Sebabnya!

 

Sementara itu, pada data Bloomberg USDIDR Spot Exchange Rate, perdagangan rupiah pada hari Selasa lalu dibuka di level Rp 14.004 per dolar AS dan ditutup di level Rp 14.052 per dolar AS.

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengucapkan bahwa rupiah depresiasi sebesar 0,40 persen (mtd) pada hari Senin (7/5/2018). Depresiasi itu lebih baik dibandingkan depresiasi mata uang rupee India, zaar Afrika Selatan, rube Rusia,dan lira Turki yang lebih tajam. Tekanan dari luaran, khususnya untuk AS, masih dominan memengaruhi pelemahan di banyak mata uang negara maju dan juga berkembang.

“Secara perlahan harus dijelaskan bahwa angka depresiasi rupiah masih termasuk wajar dan sama dengan perkembangan mata uang regional, dan tidak pada level nominal yang kebetulan sudah menembus batas psikologis Rp 14 ribu per dolar AS,” ucap Dody, Selasa (8/5/2018).

Dody menjelaskan bahwa BI telah melakukan langkah stabilisasi, baik di pasar valas ataupun SBN (surat berharga negara), untuk meminimalisasi rupiah melemah secara terlalu cepat dan berlebihan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply