banner 468x60

Setnov Bernyanyi, Resiko Nyawa Melayang!!

 KRIMINAL, POLITIK
banner 468x60

Resiko Setnov Bernyanyi Dapat Dibunuh

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

Resiko Setnov Bernyanyi Dapat Dibunuh

 

IndoHarian –  Diharapkan ‘Setnov bernyanyi‘ untuk membongkar semua pihak yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi megaproyek e-KTP. Namun Novanto diyakini akan menutup mulutnya dengan rapat rapat.

“Kalau bola di Setya Novanto, pilihannya Setya Novanto nekat atau dia bisa dicelakai atau bisa dibunuh. Menurut saya risikonya dapat ke sana, karena cuma hanya dia satu- satunya yang dapat mengungkap kasus megaproyek ini,” tutur Waketum Gerindra Ferry Juliantono dalam diskusi Polemik SindoTrijaya ‘Setnov Effect’ di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu (16/12/2017).

Ferry meyakini kasus megaproyek e-KTP ini akan berakhir dengan antiklimaks. Dia yakin Setya Novanto akan menutup mulunya dengan rapat.

“Saya menyimpulkan kasus megaproyek e-KTP ini akan berakhir dengan hanya hukuman yang begitu ringan, karena KPK tidak memiliki cukup bukti, Setya Novanto akan konsisten irit bicara. Menurut saya, kalau dilihat dari aspek hukumnya, sulit membuktikan aliran dana dan sebagainya,” tutur Ferry.

Peneliti ICW Emerson Yuntho yang juga hadir di diskusi tersebut menanggapi. Dia mengatakan kemungkinan ‘ Setnov bernyanyi‘ tidaknya Novanto tergantung dari pengacaranya, Maqdir Ismail, yang juga ada di diskusi itu.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Kacau!! Enam Langkah Mundur Di Era Anies-Sandi
Setnov Mundur, Aziz Syamsuddin Siap Gantikan Posisi?
Teka Teki Pengacara Kawakan Otto Mundur Dari Tim Kuasa Hukum Setnov

“Tergantung Pak Maqdir, Pak Novanto sendirian aja nih, atau mau ngajak yang lain, kalau bicara soal ajak mengajak. Artinya, ya saya selalu membaca tidak ada makan siang yang gratis,” tutur Emerson.

Maqdir Ismail lalu menanggapi. Dia yakin Novanto tidak tahu apa-apa soal kasus e-KTP.

“Saya khawatir beliau itu tak punya pengetahuan. Mudah-mudahan saya salah, bahwa beliau tak punya pengetahuan yang cukup. Kalau berharap banyak dari Pak Novanto saja, saya tak yakin. Satu- satunya yang justru dapat membuka para pengusaha itu,” ucap Maqdir membahas “Setnov bernyanyi” dalam kasus Korupsi E-KTP.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply