banner 468x60

Ternyata Ini Alasan Kominfo Saracennews Belum Diblokir

 KRIMINAL, NEWS, TEKNOLOGI
banner 468x60

Ternyata Ini Alasan Kominfo Hingga Kini, Saracennews Belum Diblokir

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Ternyata Ini Alasan Kominfo Saracennews Belum Diblokir


IndoHarian
– Pemerintah sampai sekarang ini masih belum memblokir portal Saracennews. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika yakni Samuel Abrijani Pangerapan mengungkapkan , Saracennews Belum Diblokir hal itu lantaran kepolisian hingga kini masih sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Namanya juga penyelidikan jadi kita dapat membacanya lebih dalam jadi biarkan polisi bekerja sehingga mereka lagi dapat menelusuri lebih dalam lagi,” ungkap Samuel di Jakarta

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Banyak Orang Yang Menghujat First Travel, Namun Adelia Malah Membela FT, Kenapa?
Sri Mulyani Terdiam Saat Di Tanya Mengenai Utang Pemerintahan
Fahri Hamzah Dimarah Jokowi, Mengapa Anda Suka Mengkritik KPK?


Saracennews Belum Diblokir, 
Berdasarkan pantuan portal saracennews masih bisa diakses dengan mudah. Situs tersebut terakhir menyajikan berita terbaru tertanggal 23 Agustus. Informasi utama yang ditampilkan ini berjudul ‘seorang janda yakin anak sapi ini jelmaan dari mendiang suaminya’.

Samuel sempat mengimbau, masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memahami lebih dalam terkait dengan konten-konten yang beredar di dunia maya. Dia mengungkapkan warga musti lebih teliti untuk melihat kredibilitas media yang mempublikasikan informasi bersamaan dengan penulis informasi tersebut.

“Medianya sudah miliki kredibalitas belum, telah menjalankan kaidah jurnalistik belum? yang Kedua, siapa orang yang menulisnya? Punya kredibilitas gak ? jika saja belum yakin, ya tanya dulu aja namanya internet kan dapat ditanya, bisa browsing namun waktu nanya itu jangan disebarin,” ucapnya.

Sayangnya, dia mengungkapkan, pengguna sering menyebar informasi selagi mencari tahu kredibilitas penerbit dan penulis. Ini, dia mengungkapkan , menggambarkan jika kesadaran dan kewaspadaan masyarakat masih musti ditingkatkan.

Secara spesifik dia mengingatkan masyarakat tidak melakukan kejahatan di dunia maya. Ini lantaran sang pelaku kejahatan tidak akan bisa bersembunyi, meskipun saat pelaku memiliki keterampilan lebih dalam hal teknologi. Samuel mengungkapkan , hanya masalah waktu sebelum pelaku kejahatan itu bisa diringkus.

“Jangan pernah berbuat kejahatan dalam internet sebab itu meninggalkan sebuah jejak dan itu kita dapat telusuri sebab ini kan digital,” katanya.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Polri meringkus sindikat penyedia jasa pembuat konten yang bermuatan kebencian dan hoaks. Pihak berwajib mengamankan 3 tersangka di lokasi berbeda terkait kasus tersebut. Polisi saat ini sudah mengamankan MFT di Koja, Jakarta Utara, JAS (32 tahun) di Pekanbaru, Riau dan SRN (32 tahun) yang ditangkap di daerah Cianjur. Ternyata Ini Alasan Kominfo Saracennews Belum Diblokir

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply