sakuratoto

Ternyata Maksud Jokowi Memilih Prabowo, Mengagumkan Sekali

 NEWS, POLITIK
Alternatif Link Ligaasiapoker

Maksud Jokowi Memilih Prabowo Untuk Mencegah Konflik dalam Pilpres 2019

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Ternyata Maksud Jokowi Memilih Prabowo, Mengagumkan Sekali

 

IndoHarian – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menyatakan upaya Presiden Jokowi merangkul Ketua Umum dari Partai Gerindra Prabowo Subianto belum mendapat restu dari partai koalisi. Romi, mengatakan, saat ini ketua umum partai politik yang menyetujui Presiden Jokowi bergabung dengan Prabowo sebagai pasangan calon baru dirinya seorang. Sebab romi beranggapan maksud Jokowi memilih Prabowo sebagai pasangan capres akan menghilangkan kemungkinan konflik di masyarakat saat pemilu nanti.

Bahkan, saya Romi, saat itu Jokowi sempat menanyakan ide untuk merangkul Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo sebagai calon Wakil Presiden kepadanya. Romi langsung menerima ide tersebut tanpa berkonsultasi dengan siapapun.

“sedikit kaget Pak Jokowi memang menanggapi jawaban saya. Tetapi waktu itu saya pilih untuk menyetujui segera. Kenapa? Pertama akan ada aklamasi nasional. Karena semua survei jika Jokowi-Prabowo menyatu maka lebih dari 70 persen,” kata Romi di sela Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP, di Hotel Patra, Semarang, Jumat (13/4/2018).

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Jokowi Tawarkan Posisi Cawapres Untuk Prabowo, Hal Ini di Ungkapkan Romahurmuziy
Apakah Anies Pantas Dampingi Prabowo di Pilpres 2019???
Sekjen Nasdem Ragukan Prabowo Maju Sebagai Capres di Pilpres 2019

“Kedua, sumber daya untuk bertengkar berkelahi, mencaci maki, menghina selama delapan bulan ke depan dari bulan Agustus sampai April nanti tidak terjadi sehingga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) ini tetap utuh,” tambah dia sebagai maksud Jokowi memilih Prabowo.

tetapi, ide tersebut, lanjut Romi, masih belum ditanggapi positif oleh ketua umum partai politik lain yang sudah mendeklarasikan Jokowi sebagai calon presiden. Beberapa dari mereka masih meminta waktu untuk memikirkan jawaban ide tersebut.

Selain itu, kata Romi, hanya ada 10 persen dari relawan Jokowi yang menyetujui apabila mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019 nantinya.

“Maka kemudian saya bertanya, bapak sendiri nyamannya bagaimana? ‘Saya belum bisa jawab karena memang saya harus meminta persetujuan semua ketua umum partai sementara ketua umum yang ada saat ini tidak lengkap. Ada yang sedang tidak dalam negeri. Ada yang meminta jawabnya nanti’,” jelas Romi meniru-niru ucapan Jokowi.

Romi sebelumnya menyatakan alasan utama Presiden Joko Widodo menggandeng Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menjadi cawapres ialah demi menjaga persatuan nasional.

Ia mengungkapkan, saat menawarkan Prabowo sebagai cawapres, Jokowi berkaca pada Pilkada DKI Jakarta yang penuh dengan sengketa dan memicu konflik.

“Beliau menyampaikan maksud Jokowi memilih Prabowo, bayangkan gaduhnya republik ini . DKI Jakarta saja yang satu provinsi luar biasa gaung perbedaannya. Kemudian intoleransi meningkat dengan simpul-simpul agama,” kata Romi sebagai, sapaannya, di sela Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP di Hotel Patra, Semarang, Jumat (13/4/2018).

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply