Visi Misi Revolusi Bermartabat Edy dan Musa

Djarot Bertanya Tentang Visi Misi Bermartabat Edy dan Musa Dalam Acara Debat Politik

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – Visi Misi Revolusi Bermartabat Edy dan Musa

 

Indoharian – Debat publik pertama Pilgub Sumut yang digelar di Medan, dalam pengembangan visi misi Revolusi Bermartabat Edy dan Musa.

Ditegaskan Edy, dirinya memiliki hubungan emosional dengan masyarakat Karo, selain masih memiliki garis keturunan dari suku Karo, Edy pun telah ditambalkan marga Ginting Suka.

Dalam debat perdana Pilgub Sumatera Utara, pasangan nomor urut 1, Edy Rahmayadi- Musa Rajekshah (Eramas) ditanya soal visi misinya soal revolusi bermartabat.

Visi Misi Revolusi Bermartabat Edy dan Musa itu pun mendapatkan kritisi dari paslon nomo urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss).

Lantas Edy pun menjawab kritikan tersebut.

“Terima kasih, paslon nomor 2, saya tahu beliau-beliau ini lebih berpengalaman dari saya, semoga saya bisa dapat belajar dari anda karena saya sangat yakin kalau saya bisa memperbaiki Sumut ini,” jawab Edy.

Pembawa acara di dalam debat Publik pertama Pilgub pun langsung menyela perkataan Edy karena dinilai tidak menjawab pertanyaan.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Benarkah Djarot Lakukan Perampingan Struktur ASN di Sumut??
2019GantiPresiden Kembali Beraksi, Warga Waspada!!
Penyebaran HIV Cilacap, Ini Penyebabnya!!

 

“Mengikutsertakan ketua adat di daerah. Kita mengenal hukum positif dan adat. Hutan jelas sudah diatur. Hutan lindung dan hutan produksi tak boleh diganggu. Yang mengganggu jelas melanggar hukum. Hukum tak boleh tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” jawab Edy.

Menanggapi hal itu, Djarot menyebut cara revolusi bermartabat yang benar adalah mental yang harus diperbaiki.

“Setahu saya itu revolusi mental, bukan revolusi martabat,” ujar Djarot

Menambahi pernyataan Djarot, Sihar mengatakan seperti contoh Hutan kemenyan dihumbahas masih hidup dan Hutan harus hidup dan terus kembangkan.

“Karena kalau tidak diberdayakan dengan baik relovusi martabat dalam kehidupan di hutan, maka akan berlaku hukum rimba siapa yang kuat dan benar,” jawab Edy.

Visi misi eksistensi hutan dan Revolusi Bermartabat Edy, kata Musa, dapat di kembangkan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *