banner 468x60

Ibu Sadis Pembunuh Bayinya Sendiri Selalu Peluk Benda Ini, Misteri Terungkap!!

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Benda Ini Sebagai Penenang Ibu Sadis Pembunuh Bayinya Sendiri

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Benda Ini Sebagai Penenang Ibu Sadis Pembunuh Bayinya Sendiri

 

IndoHarian – SA, Ibu sadis yang jadi tersangka kasus penemuan bayi di freezer ini harus menjalani serangkaian pemeriksaan dan penyidikan.

Dia kini mendekam di balik penjara di Polsek Tarakan Barat.

SA adalah perempuan keempat yang dinikahi secara siri oleh DO, bos pemilik Skip Car Wash, di Kampung 1 RT 11, Jl. Pulau Bunyu, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.

Tekanan yang dihadapi perempuan ini bukan hanya saja terkait pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian.

Namun di media sosial, SA juga dihujani hujatan dan komentar pedas dari netizen.

Perilaku SA yang menyimpan bayinya di dalam lemari pendingin atau freezer menuai hujatan di media sosial maupun di kalangan masyarakat luas.

Bahkan video rekonstruksi cara melahirkan dengan metode water birth yg dilakukannya pun beredar dengan cepat dan menjadi viral.

Hujatan-hujatan yang ada di media sosial maupun di kalangan masyarakat sampai juga di telinga SA.

Mendengar hujatan tersebut, SA tambah merasa sedih dan begitu menyesali tindakannya.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Pengemudi Wajib Ketahui Panduan Jarak Aman Kecepatan
Ini Alasan Pria Polandia Menculik Model Asal Inggris, Dijadikan Budak Seks
Rizieq Dikabarkan Batal Pulang Dan Memilih Idul Adha di Arab, Kenapa? Ini Alasannya!

 

Untuk pemeriksaan kasusnya, pelaku juga diperiksa kejiwaan.

Pada hari sabtu (5/8/2017), bertempat di Polsek Tarakan Barat, pelaku dianalisa kejiwaannya oleh salah 1 Psikolog di Kota Tarakan, Fanny Sumajaow.

Saat diperiksa Ibu sadis ini berada di salah satu room dan didampingi seorang polisi wanita.

SA terlihat duduk di kursi sambil memeluk sebuah bantal berwarna coklat.

Selama pemeriksaan, SA terlihat terus memeluk bantal tersebut dengan erat.

Pemeriksaan dilakukan secara tertutup sehingga media hanya bisa melihat dari luar pintu masuk saja.

Ketika dikonfirmasi setelah pemeriksaan, Fanny membenarkan jika SA selalu memeluk sebuah bantal.

“Itu adalah pertanda. Pelaku tidak nyaman untuk berbicara dan menceritakan masalah yang ia alaminya,” katanya.

Menurut Fanny ini dapat dibilang hal yang wajar, mengingat dari analisa Fanny, SA memiliki kepribadian yang tertutup.

“Orang introvert itu, orang yang mau bicara seperlunya aja. Ketika dia tidak menemukan seseoranng yang ia percaya, dia tidak akan cerita dengan siapapun hingga kapanpun. Dia akan menyimpan sendiri masalah yang dihadapinya,” terangnya.

Menurut Fanny, ketika dia mulai melakukan pembicaraan dengan pelaku, untuk diperiksa kejiwaannya, pelaku sempat terlihat ketakutan untuk berbicara mengenai kasus permasalahan yang dihadapinya.

Oleh karena itu ketika pembicaraan dimulai, pelaku langsung memeluk bantal yang ia bawa.

Hal inilah yang kemudian membantu Ibu sadis bisa lebih nyaman untuk berbicara.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply