banner 468x60

Iming-iming Bayaran Besar, Bocah Ini Rela Jadi Kurir Sabu

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Demi 5 Juta Rupiah, Pria 18 Tahun Rela Jadi Kurir Sabu

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Demi 5 Juta Rupiah, Pria 18 Tahun Rela Jadi Kurir Sabu

 

IndoHarian – Dodi Kusuma 18 tahun asal Samarinda, Kalimantan Timur, ia rela menggeber motor matic hingga lebih dari 100 klm hanya untuk menjadi kurir sabu.

Lulusan SMP ini berangkat ke Balikpapan ditemani dengan kawannya bernama Imam Saputra untuk mengambil paket 200 gram sabu yang sudah diletakan di jalan kawasan Perumahan Nirwana di Kilometer lima Balikpapan.

Keduanya lantas berniat membawa paket sabu ke Samarinda. Sabu tersebut disamarkan dalam empat buku tebal.

Kertas bagian dalam tiap buku dilubangi untuk menaruh bungkus plastik yang berisi 50 gram sabu. Buku tersebut kemudian disatukan dengan menggunakan lem plastik.

“Tapi tertangkap di Balikpapan,” ucap Dodi, pada hari Jumat (21/7/2017).

Dodi nekat menjadi kurir sabu usai menerima telepon pada tanggal 18 Juli 2017. Si penelepon bernama Agus, narapidana kasus narkotika yg sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas satu Samarinda.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Apakah Benar Pretty Menjual Lia Emilia??? Begini Penjelasannya!
Ingin Balas Dendam!!! Mantan Budak Seks ISIS Pulang
Kronologi Polri Melakukan Penggrebekan Produsen Beras Bermerek

 

Agus meneleponnya beberapa hari sebelum Dodi memutuskan untuk melakukan aksinya. Melalui telepon, Dodi diminta untuk mengambil paket sabu untuk dikirim ke Fitriani, seorang warga Samarinda yg juga istri dari Agus.

Dodi menerima permintaan itu lantaran tergiur dengan bayarannya cukup besar. “Dijanjikan Rp 5 juta,” ucap Dodi.

Dengan ditemani Imam, kemudian dodi langsung mengambil paket sabu di sekitar gerbang Perumahan Nirwana.

Kepala Sub Direktorat III Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kaltim Ajun Komisaris Besar Polisi Muslihadi Mustafa menuturkan, polisi sebenarnya sudah mengendus atau mengetahui rencana penyelundupan ini.

Polisi mengawasi ketat kawasan Perumahan Nirwana. Saat berada di wilayah Nirwana, Dodi menunjukkan gelagat yang mencurigakan.

Polisi memutuskan untuk membekuknya dengan menabrakkan motor ke kendaraan yang dikemudikan oleh Dodi.

“Sebelumnya kami baru saja darii pengungkapan kasus narkotika, kami langsung menangani kasus DK (Dodi) ini,” ucap Muslihadi Mustofa.

Polisi langsung menangkap Dodi serta Imam. Polisi melakukan penggeledahan di lokasi, termasuk menggeledah motor matic yang digunakan Dodi.

Dari penggeledahan tersebut, polisi mendapati empat buku tulis tebal yang telah dilubangi dalamnya, kemudian diisi 4 bungkus plastik berisi paket sabu, dalam bagasi motor matic yang dipakai.

Dodi dan Imam pun tidak berkutik. Dari Dodi, polisi kemudian mengejar Fitriani, istri Agus. Polisi meringkus Fitriani di Samarinda beberapa jam kemudian.

Atas perbuatan menjadi kurir sabu ia dijerat Pasal 114 (2) jo Pasal 112 (2) UUD RI 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply