sakuratoto

Kader PDIP Menggeruduk Kantor Radar Bogor, PDIP Bersuara!

 NEWS
Iklan Ads

Kader PDIP Menggeruduk Kantor Radar Bogor, Ketua DPP PDIP Memberikan Tanggapan Atas Tindakan Tersebut

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Kader PDIP Menggeruduk Kantor Radar Bogor, PDIP Bersuara!

 

IndoHarian – PDIP akhirnya bicara persoalan kadernya yang kembali menggeruduk kantor Radar Bogor. Menurut PDI Perjuangan, peristiwa tersebut harusnya menjadi sebuah pelajaran penting supaya tak lagi kebebasan pers disalahgunakan.

“Ini pelajaran penting untuk kita semua. Janganlah kebebasan pers yang sudahh kita perjuangkan bersama, disalah gunakan untuk membangun kebencian, kebohongan dan penghinaan kepada tokoh atau figur-figur tertentu. Headline Radar tersebut, yang ditulis dengan framing atau bingkai mengolok-olok, mudah memantik kesalah pahaman akar rumput,” ungkap Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno, pada hari Jumat (1/6/2018).

Hendrawan mengungkapkan bahwa pemberitaan yang telah dibuat oleh Radar Bogor tidak secara objektif. Ia pun menduga jika pemberitaannya tersebut mengandung cemoohan.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Kebelet Cawapres Jokowi, Ini Strategi Persiapan Golkar!
Eks Koruptor Dilarang Nyaleg, Ini Ungkapan Golkar!!
Visa Israel Ditolak, Ini Aksi Balasannya!!

 

“Sudah berkali-kali diterangkan, baik oleh Menkeu maupun Prof Mahfud MD, mereka yang di Dewan Pengarah tidak tahu menahu dan tidak pernah mengurusi angka-angka tersebut. Mereka hanya tahu bahwa semua hak keuangan didasarkan pada peraturan perundang-undangan. Presiden sudah menjelaskan pula bahwa angka yang terkesan besar tersebut di dalamnya sudah memasukkan komponen tunjangan-tunjangan, asuransi, dana operasional dan lain-lain,” ungkapnya.

“Namun info itu tak disampaikan sebagai bagian untuk memperkuat objektivitas pemberitaan, tetapi diputarbalikkan sebagai sebuah cemoohan seperti narasi headline yang diturunkan,” lanjut Hendrawan.

Sebelumnya, massa kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali menggeruduk kantor Radar Bogor. Kedatangan dari massa masih saja mempersoalkan protes terhadap pemberitaan sang Ketua umum, Megawati Soekarnoputri.

“Iya, ini barusan bubar (massanya)” ucap Pemred Radar Bogor Tegar Bagja, pada hari Jumat (1/6/2018) kemarin.

Aksi menggeruduk kantor Radar Bogor pun sebelumnya telah terjadi pada hari Rabu (30/5/2018) lalu. Kejadian tersebut terekam dalam video berdurasi selama 30 detik dan beredar. Dalam video tersebut terlihat sekelompok orang sudah berada di dalam ruang lobi gedung Graha Pena (kantor Radar Bogor) sambil memberikan cemooh pada Pemred Radar Bogor, Tegar Bagja. Seseorang dalam kerumunan itu juga sempat berteriak dan menanyakan siapa wartawan yang telah menulis berita itu. “Mereka meminta penjelasan sambil memaki terkait headline Radar Bogor pada hari ini, yang isinya seputar penghasilan Ibu Megawati dan BPIP tersebut,” ucap Tegar.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply