Kapolda Banten Akan Ambil Langkah Tegas Kepada Pelaku Aksi Persekusi

Kapolda: Siapapun Pelaku Aksi Persekusi, Kita Tindak Tegas

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Kapolda: Siapapun Pelaku Aksi Persekusi, Kita Tindak Tegas

 

IndoHarian – Kapolda Banten Brigjen Polisi Listyo Sigit Prabowo berjanji akan mengambil langkah tegas kepada siapapun pelaku aksi persekusi di wilayah hukumnya. Dia minta kepada siapapun untuk tak melakukan perburuan sendiri terhadap warga karena ucapan atau status di media sosial.

“Jadi terhadap pelaku (persekusi) tersebut kita akan melakukan tindak tegas. Apapun yang terjadi, hak masyarakat utk mendapatkan perlindungan hukum,” ucap Listyo kepada wartawan setelah memberikan ribuan takjil gratis di Alun – alun Kota Serang, pada hari Sabtu (3/6/2017).

Listyo menegaskan bahwa apabila ditemukan ucapan di media sosial yg menyinggung dan ada unsur penghinaan, dia meminta supaya tiada ada perlakukan main hakim sendiri. Apalagi sampai menimbulkan hal – hal yg merugikan.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Kemensos: Kami Siap Bantu Remaja M korban Persekusi, dengan Cara..
Polisi Berhasil Meringkus Pelaku Pelecehan Seksual, Dan Ternyata Motifnya..
Nilai Ujian Jelek, Wanita Ini Ditemukan Tewas Tergantung Dengan Seutas Tali

 

“Tak perlu turun langsung yg nanti justru akan merugikan. Karena telah ada wadahnya (di kepolisian), silahkan dilapor, nanti akan kita proseskan,” katanya.

Karena menurut Listyo, jika pelaku persekusi melakukan tindak-tindakan bahkan memaksa orang dan dilakukan pemukulan, hal tersebut akan menjadi masalah sendiri.

“Sudah dilaporkan saja masalahnya, pasti kita akan menanganinya,” tutupnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menegaskan aksi persekusi sangat bertentangan dgn asas hukum negara.

“Persekusi berlawanan dgn asas – asas hukum negara. Sangat berlawanan dgn asas – asas hukum negara. Jadi perorangan maupun kelompok – kelompok maupun organisasi apapun tak boleh main hakim sendiri, tidak boleh,” tegas Jokowi usai menghadiri Kajian Ramadan di Kampus Universitas Muhammadiyah Malang, pada hari Sabtu (3/6).

Apalagi, lanjut Jokowi, jika aksi persekusi dilakukan dgn alasan menegakkan hukum namun tidak melibatkan aparat. Hal tersebut tidak dibenarkan. “Tidak di perbolehkan dan tidak ada. Kita dapat menjadi negara barbar kalau hal seperti ini dibiarkan begitu saja,” pungkas Jokowi.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *