banner 468x60

Melarang SOTR, Ternyata Djarot Bukan Islam!!!

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Aksi Keras Djarot Melarang SOTR, Dinilai Banyak Orang Ia Bukan Islam

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Aksi Keras Djarot Melarang SOTR, Dinilai Banyak Orang Ia Bukan Islam

 

IndoHarian – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku sejak awal bulan Ramadan dirinya selalu keras dengan menentang kegiatan Sahur On The Road (SOTR). “Sebelum masuk di bulan Ramadan itu menyampaikan kita sangat melarang SOTR, jangan di salah pahamkan, bukan melarang sahurnya loh ya,” tutur Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, pada hari Selasa (20/6/2017).

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku menjadi sasaran korban bully karena selalu menyuarakan dan bersikap keras dan tegas melarang Sahur On The Road.

“Gara – gara saya bersikap keras melarang Sahur On The Road saya juga menjadi sasaran korban bully, banyak disalah pahamkan, bahawa banyak yang beranggapan melarang adanya sahur dan dianggap juga bukan islami,” katanya.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menerangkan, bahwa dirinya tidak pernah melarang kepada warga untuk menjalankan sahur, namun hanya saja dia melarang SOTR.

Tetapi dia mengimbau supaya seluruh warga tidak perlu turun ke jalan.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Sekolah 5 Hari, Perbanyak Dirumah Saja!!!
Pemudik Kampung Halaman Wajib Ketahui Jalur Rawan Dan Angker
BREAKING NEWS: Rizieq Disediain Pesawat Pribadi Untuk Pulang ke Indonesia

 

“Tetapi yang on the roadnya berkali – kali saya himbau dan sampaikan lebih banyak mudharatnya,” katanya.

Akibatnya kegiatan masyarakat tersebut (Sahur On The Road) menjadi rawan kriminalitas.

“Terbukti toh, meskipun pada tahun ini cenderung menurun dibandingkan pada tahun – tahun sebelumnya,” tutur Djarot Saiful Hidayat.

Namun, mantan Wali Kota Blitar itu tetap bersikap keras melarang Sahur On The Road di Jakarta.

Bahkan dirinya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak – pihak terkait.

“Karena itu sekali lagi kami tiga pilar akan aktif turun utk memantau wilayah. Karena itu telah menggangu dan berpotensi konflik, ya tindak. Siapa yg bisa nindak? Ya kepolisian,” tutur Djarot tetap melarang SOTR.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply