banner 468x60

RPTRA Di Hapus, Djarot Cari Penyebabnya

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

RPTRA Di Hapus, Djarot Cari Penyebabnya, Djarot  Sangat Penasaran Dengan Itu

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

RPTRA Di Hapus, Djarot Cari Penyebabnya

IndoHarian – RPTRA Di Hapus, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat ini sedang mencari penyebab dihapusnya anggaran pembangunan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) di dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan juga Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) APBD 2017. Djarot Cari Penyebabnya

“Ini bakal kami bahas dalam rapim (rapat pimpinan), apakah ini memang kesengajaan?” tutur Djarot, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (28/8/2017).

RPTRA Di Hapus, Djarot juga mempertanyakan tidak dapat dieksekusinya pengadaan lahan RPTRA itu oleh jajaran wali kota di lima kota administratif didaerah Jakarta.

Djarot Cari Penyebabnya “Saya sangat kaget itu gak bisa dieksekusi sebab salah nomenklatur, kan aneh, seperti gaka pernah bebasin lahan aja sampai salah masukin nomenklatur,” tutur dia.

Djarot menyampaikan, penyediaan RPTRA yakni merupakan mimpinya bersama dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dia dan Ahok sangat ingin setiap RW yang padat penduduk memiliki satu RPTRA.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ketua MPR: Kelompok Saracen Harus Dihukum Mati
DiHantam Kritikan ICW, Pansus Angket KPK Tetap Fokus Kerja
Anggota Fraksi Gerindra Takut Anies-Sandi Dibully PNS DKI

Oleh sebab itu, Ahok dan Djarot memberikan anggaran sejumlah Rp 50 miliar per kota guna pengadaan lahan.

“Saya dengan Pak Ahok bermimpinya itu ya begini, untuk RW-RW yang padat jika bisa ada RPTRA. Di RW padat itu apabila ada lahan kosong, kan yang tahu wali kota dan juga lurah, itu dapat dibebaskan,” tutur Djarot.

Pak Ahok “mewariskan” pekerjaan kepada jajaran wali kota di lima kota administratif ketika dirinya masih menjabat gubernur. Pekerjaan yang ditugaskan Ahok yakni itu melakukan pengadaan lahan RPTRA dengan masing-masing anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk setiap kota.

tapi,anggaran untuk pengadaan lahan RPTRA itu langsung dihapus dari KUPA-PPAS APBD 2017 oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta. Alasannya, karna jajaran wali kota salah memasukkan nomenklatur sehingga salah kode rekening. RPTRA Di Hapus, Djarot Cari Penyebabnya

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply