banner 468x60

Terkait Kematian Saksi E-KTP Kehidupan Bernegara Mengkhawatirkan, Benarkah????

 KRIMINAL, NEWS, POLITIK
banner 468x60

Terkait Kematian Saksi E-KTP Kehidupan Bernegara Mengkhawatirkan Ucap Mohamad Sohibul Iman Presiden Dari Partai PKS

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Terkait Kematian Saksi E-KTP Kehidupan Bernegara Mengkhawatirkan, Benarkah????

IndoHarianTerkait Kematian Saksi Presiden dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakni Mohamad Sohibul Iman amat menyayangkan kabar wafatnya Johannes Marliem, salah satu saksi kunci kasus proyek KTP elektronik (KTP-el).

Terkait Kematian Saksi “Kami sangat amat menyayangkan saksi kunci korupsi KTP elektronik dikabarkan meninggal,” ungkap Sohibul Iman dalam siaran pers yang diterima, hari Selasa.

Menurut dirinya , kejadian tersebut membuat kehidupan berbangsa dan bernegara di hari ini dinilai sudah pada tahap yang amat mengkhawatirkan. Sohibul juga sempat menuturkan sebelumnya ada kasus Novel Baswedan yang disiram air keras dan yang saat ini ada kasus Marliem, dinilai telah cukup menjadi pelajaran.

Presiden PKS tersebut juga mengetuk para elite politik di negeri ini buat membangun kesadaran hukum. Sebagaimana diwartakan, Polri menegaskan tak berwenang untuk turut menyelidiki kasus kematian saksi kasus korupsi e-KTP, Johannes Marliem di negara Amerika Serikat.

“TKP-nya di Amerika Serikat. Yang sedang menangani otoritas di Amerika. Polri tak ikut campur,” ucap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, daerah Jakarta, Senin (14/8).

Selain dari itu, kasus korupsi e-KTP merupakan kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sehingga Polri tak berhak untuk ikut campur dalam penanganan kasus tersebut.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Calon Jemaah: Kenapa Pengacara Rizieq Membela Penipu Seperti First Travel?
2 Petinggi KPK Kawal Novel Jalanin Pemeriksaan
Viral! Sebuah Rekaman Memperlihatkan Mobil Anies Enggan Antre Saat Sedang Macet

Kendati demikian Polri bersedia membantu bila otoritas negara Amerika Serikat atau Biro Investigasi Federal (FBI) meminta bantuan dari Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Johannes Marliem merupakan seorang Direktur Biomorf Lone LCC Amerika Serikat, perusahaan penyedia layanan teknologi biometrik. Johannes dikabarkan tewas di negara Amerika Serikat (AS), diduga akibat sebuah luka tembak.

Johannes merupakan salah seorang penyedia alat Automatic Fingerprint Identification System (AFIS) dalam proyek KTP elektronik dan belum sempat dihadirkan dalam bersaksi di persidangan. Sosok pengusaha tersebut dinilai merupakan saksi yang sangat penting untuk membongkar kasus korupsi KTP elektronik. Terkait Kematian Saksi E-KTP Kehidupan Bernegara Mengkhawatirkan, Benarkah????

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply