Termakan Hoaks Juga, Ma’ruf Kritik Jokowi PKI, Apa Benar??

Ma’ruf Kritik Jokowi PKI Kepada Warga Yang Masih Percaya Jokowi Anti-Islam Dan PKI

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
Indoharian – Termakan Hoaks Juga, Ma’ruf Kritik Jokowi PKI, Apa Benar??

Indoharian – Calon wakil presiden dari deretan nomor urut 01 Ma’ruf kritik Jokowi PKI dan mengaku sangat geram kepada masyarakat yang masih percaya dengan hoaks masalah anti-Islam dan juga PKI yang ditunjukan kepada seorang pasangannya, Joko Widodo atau biasa di panggil Jokowi. Ma’ruf mengatakan orang yang masih percaya dengan Isu itu dengan kata ‘oon’ atau bodoh.

“Namanya oon kalau percaya Isu yang tidak tau asalnya. Udah jelas fitnah masih percaya, oon. Apa di Sumsel masih banyak orang oon? Buyan [bodoh] kalau bahasa disini ucapnya. Buyan ente,” kata Ma’ruf disela peresmian posko TKD KIK Sumatera Selatan, di Palembang, Kamis (10/1/2019).

Seorang Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebutkan masyarakat harus pintar mengolah dan juga mempercayai informasi yang diterima agar tidak terima kabar hoaks.

“Oon ente. Hoaks kok sangat di percaya, fitnah kok percaya. Harus pintar jangan buyan, buyan ente,” ucap seorang mantan Rais Aam PBNU ini.

Dirinya menirukan eks politikus Partai Gerindra La Nyalla Mattaliti yang pernah terlibat di dalam penyebaran hoaks yang bertema Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) terhadap Jokowi waktu Pilpres 2014 lalu.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Terkait Kasus Anies!! Bawaslu Tidak Adil
Keren!! Pikiran Positif menangkan Jokowi
Prabowo Bentuk Kementrian Penanganan Bencana Kalau Jadi Presiden

Ma’ruf kritik Jokowi PKI, yang bikin berita hoaks itu, sumbernya itu La Nyalla. Dia menyebutkan ‘saya yang bikin isu tersebut’. Dia bilang ‘saya tobat, minta ampun tidak mau nyebarkan lagi’. Yang bikin saja sudah tobat, kok yang nyebarin tidak tobat-tobat?” ucap seorang Ma’ruf.

Menurut seorang Ma’ruf, waktu adanya gerakan PKI, Jokowi waktu itu masih balita berusia empat tahun. Usia segitu sangat tidak masuk akal jika dikaitkan keterlibatan Jokowi dengan PKI.

Hari Santri

Soal isu anti-Islam, Ma’ruf sangat meminta kepada seluruh masyarakat untuk melihat jasa Jokowi dalam menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional serta memilih dirinya sebagai cawapres.

“Penetapan Hari Santri Nasional oleh siapa? Jokowi. Beliau mencintai santri kok anti-Islam, kemana pikiran ente?” katanya.

“Pak Jokowi bisa aja untuk angkat wakilnya politisi, pengusaha, bisa saja profesional, bisa saja TNI atau Polri. Tapi beliau tidak di pilih semuanya. Tapi yang diajak mendampingi beliau adalah saya, Ma’ruf Amin, seorang kiai,” kata Ma’ruf.

Di samping isu tersebut, lanjut Ma’ruf, Jokowi juga sudah membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), bank wakaf, RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan.

“Pak Jokowi sudah bentuk KNKS. Ente penyebar isu anti Islam sudah berbuat apa untuk Islam? Ente sudah ngerjain apa untuk Islam? Pak Jokowi sudah banyak berbuat baik untuk Islam. Sudah buat bank wakaf mikro di pondok pesantren,” kata dia.

“Nanti pesantren dapat anggaran di APBN karena sudah ditetapkan di UU. Ente sudah berbuat apa untuk Islam? Belum apa-apa, ngelindur, ngigau. Ini orang ngigau atau apa? [Isu anti-Islam dan PKI] itu hoaks dan provokasi yang disebar,” kata Ma’ruf kritik Jokowi PKI.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *