Peristiwa 2 Gadis Duel Bercelurit Di Palembang

111 views
Mantratoto

Pengakuan Dari 2 Gadis Duel Bercelurit Yang Kini Menjadi Tersangka

Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terkini, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.comBerita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terkini, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.comxBerita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terkini, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.comBerita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terkini, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.comx

Indoharian – Terjadi insiden 2 Gadis Duel Bercelurit, dua gadis berinisial PTR (14) dan INT (15) yang berduel dengan menggunakan
celurit di TPU Palembang sudah ditetapkan menjadi tersangka. Saat diinterogasi oleh polisi, keduanya mengaku aksi duel yang menjadi
viral itu karena tersulut emosi dari unggahan media sosial.

Motif 2 Gadis Duel Bercelurit itu terungkap setelah berhasil diamankan oleh tim gabungan Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda
Sumsel dan Tim Opsnal Satreskrim Polrestabes Palembang. Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah remaja yang sedang menyaksikan
dan serta merekam kejadian tersebut.

Saat ditanya oleh polisi, PTR (14) mengaku, dirinya menantang INT (15) karena merasa kesal sudah memamerkan kemenangan sebelumnya.

“Karena saya kesal, pak. Dia pernah main (berkelahi) dan dia selalu saja koar-koar (pamer) atas kemenangan dia sebelumnya. Sudah dua
kali (INT melakukan perkelahian namun dengan orang lain),” ujar PTR, pada saat diinterogasi oleh polisi dalam konferensi pers di Mapolda
Sumsel, hari Rabu (18/1/2024).

Sebelum melakukan aksi perkelahian tersebut, PTR mengaku sempat melihat akun medsos pelaku INT yang bertuliskan ‘RDN’. Dari sana akhirnya
kedua pelaku lalu sepakat untuk melakukan aksi duel (perkelahian) di area kuburan Cina Kecamatan Sukarami Palembang.

“Sebelumnya, INT membuat status di Insta Story ‘RDN’. Saya yang melihat menggunakan akun fake. Karena kami tidak saling mengikuti akun.
Akhirnya saya langsung DM dengan akun asli saya. Dari situ kami sepakat untuk bertemu di kuburan Cina (TKP),” ujarnya.

Akibat perkelahian tersebut, kedua pelaku mengalami luka yang cukup parah, antara lain luka di bagian tangan, wajah serta bagian kepala
akibat sabetan senjata tajam celurit. “Luka jahitan sebanyak 6 jahitan di tangan bagian dalam (daging) dan 23 jahitan di bagian luar,” kata PTR.

“Saya luka di wajah dan kepala,” jawab INT.

Kedua pelaku mengaku merasa menyesal setelah melakukan aksi duel tersebut.

Diberitakan sebelumnya, dalam rilis ungkap kasus di Mapolda Sumsel, hari Rabu (17/1/2024), Anwar menjelaskan bahwa kedua gadis ini merupakan
remaja yang masih tergolong masih di bawah umur dan melakukan perang tanding di Jalan Sukabangun I Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang
atau di area kuburan Cina pada hari Minggu (7/1/2024) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Yang sudah ditetapkan sebagai tersangka adalah 2 orang atas nama INT dan PTR,” ucap Anwar, Rabu (17/1/2024).

Dari kejadian duel itu, bagian pergelangan tangan INT terluka terkena sabetan celurit dan mendapatkan sebanyak 29 jahitan.

Anwar menjelaskan, berita mengenai adanya aksi perang tanding antara dua orang remaja putri dengan sajam yang cukup menghebohkan di Kecamatan
Sukarami Palembang itu sudah langsung diselidiki oleh pihak polisi.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Banyak nya Spanduk Pagar Taman Ampera Roboh</span</a
Diturunkan Videotron Anies Langgar Kontrak</span</a
Dilakukan Pembangunan, Medan Zoo Ditutup</span</a

Dari hasil penyelidikan gabungan antara Subbid Jatrantas Polda Sumsel dan Reskrim Polrestabes Palembang akhirnya didapati ada 2 remaja putri
berinisial INT (15) dan PTR (14), mereka berduel dengan menggunakan celurit panjang.

“Dua-duanya luka dan sudah diobati, juga visum. Keduanya membuat laporan polisi di Polrestabes Palembang pada hari Selasa (16/1/2024). Tim
gabungan juga melakukan proses penyelidikan dan berhasil mengamankan sebanyak 5 orang remaja laki-laki. KV sebagai wasit dan 4 lainnya sebagai
perekam video dan saksi-saksi yang melihat,” kata dia.

Dalam video viral 2 Gadis Duel Bercelurit itu, kata dia, KV mengancungkan senjata api, seperti layaknya pistol. Namun setelah diselidiki, senjata
api tersebut hanyalah berupa korek api berbentuk pistol. Anwar menyebutkan, dari hasil pendalaman di lapangan, tidak terdengar adanya bunyi letusan
dari barang bukti seperti senpi tersebut.

“Jadi memang dari proses pendalaman kita, tidak ada bunyi letusan dari barang bukti yang bentuknya seperti senpi itu. Barang yang diamankan ini
adalah ponsel, korek api berbentuk senpi, kaos berwarna hitam, celana panjang jeans warna biru, jaket hoodie panjang abu-abu, dan celana panjang
berwarna pink. Sedangkan untuk sajam (celurit), masih dalam pencarian tim gabungan,” kata dia.

Kedua tersangka PTR dan INT ini akan dikenakan dengan Pasal 76c atau Pasal 80-1 ayat 2 Undang-undang tentang Peradilan atau Perlindungan Anak dan
juga Pasal 184 ayat 2 dan 3. Anwar menyebutkan, meski sudah ditetapkan menjadi tersangka, keduanya tidak ditahan.

“Di sini kita sampaikan bahwa anak-anak tersebut masih di bawah umur dan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) dan juga anak yang berkonflik
dengan hukum. Sehingga peradilan yang kita kedepankan adalah merupakan Peradilan Anak karena semuanya masih di bawah umur,” jelasnya.

sumber : detik

Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.comBerita Dunia Terbaru Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.comx Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.comxBerita Dunia Terbaru

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply