banner 468x60

Brigadir DRS Izin Tidak Tugas, Malah Beli Narkoba Jenis Sabu

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Izin Tidak Jaga, Brigadir DRS Ketahuan Sedang Beli Narkoba Jenis Sabu

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Izin Tidak Jaga, Brigadir DRS Ketahuan Sedang Beli Narkoba Jenis Sabu

 

IndoHarian – Brigadir DRS (31), personel Satuan Sabhara Polresta Samarinda diringkus oleh tim paminal Propam bersama temannya berinisial, Bn (29) dini hari tadi. Keduanya kedapatan membawa dua paket narkoba jenis sabu seberat 1,98 gram.

Keterangan yang diperoleh, Brigadir DRS dibekuk sekira pukul 01.20 Wita. Padahal pada hari Minggu (28/5) sebelumnya, dia mendapat giliran sebagai petugas jaga, namun dia tidak masuk dengan alasan sedang sakit. Propam pun menaruh curiga atas alasannya.

“Paminal Propam, melintas di jl. Pangeran Antasari, dan melihat ada Brigadir DRS di pinggir jalan, bersama kawannya, sedang membeli makanan,” tutur Kasat Narkoba Polresta Samarinda Kompol Markus, saat dikonfirmasi, pada hari Senin (29/5).

Begitu melihat ada Propam, Brigadir DRS lantas membuang bungkusan plastik. Tim propam semakin curiga atas perilakunya dan mendekati dia.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Polisi Pastikan Kasus Konten Pornografi Rizieq-Firza 100% Asli
BUSET! Saat 3 Warga Dianiaya Polisi, Tetapi Begini Jawaban Polda Metro!!!
Bunga Kecewa Kasus Penganiayaan Pihak Penyidik Baru di Respon Propam

 

“Saat dicek, bungkusan tersebut berisi satu paket sabu. Digeledah kembali, Tim propam berasil mendapatkan 1 paket lagi di kantongnya (Brigadir DRS),” tutur Markus.

Sementara itu, Kanit Sidik Satuan Reskoba Polresta Samarinda Ipda Teguh Wibowo mengatakan, setelah mengamankan Brigadir DRS, langsung dikembangkan ke tempat kerja kawannya, Bn, sebagai wakar. Di pos jaganya, dan ditemukan alat isap sabu, pipet dan korek api.

“Diduga kuat keduanya ini habis memakai narkoba jenis sabu. Hasil tes urinenya menunjukan positif ya (mengandung metamphetamine). Dugaan sementara keduanya ini sebagai pemakai. Sejauh ini belum ada petunjuk mengarah bahwa mereka juga sebagai pengedar, tetapi keterangannya masih di ditelusuri lebih dalam,” tambah Teguh.

Teguh menampik sebelumnya Brigadir DRS juga masuk target operasi (TO). Menurut dia, hasil yg didapat juga di luar dugaannya. “Ternyata memang dia anggota juga. Bukan, bukan masuk TO. Keduanya sementara masih sebagai pemakai narkoba jenis sabu,” jelasnya. Penyidik Satuan Reskoba menjeratnya kedua pelaku dgn Undang – undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

One Response

  1. Bursa Taruhan BolaMay 30, 2017 at 12:07 pmReply

    Harusnya polisi yang ketangkap sabu, hukumannya lebih berat dari rakyat biasa, karena mereka jadi panutan.

Leave a Reply