banner 468x60

MUI Minta Umat Islam Jangan Membenci Umat Buddha di Indonesia Dengan Alasan Myanmar

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

MUI: Jangan Membenci Umat Buddha di Indonesia Dengan Alasan Konflik di Myanmar

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Indoharian – MUI Minta Umat Islam Jangan Membenci Umat Buddha di Indonesia Dengan Alasan Myanmar

 

Indoharian, JAKARTA — KH Ma’ruf Amin selaku Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ( MUI) telah menilai krisis kemanusiaan yg sedang menimpa umat muslim Rohingya di Myanmar bukan hanya soal perbedaan agama saja, jadi jangan membenci umat Buddha yang ada di Indonesia. Sebab menurut dia, ada beberapa unsur politik yg melatarbelakangi konflik tsbt.

Maka untuk itu, Ma’ruf Amin pun mengajak semua warga negara Indonesia terutama kepada umat muslim utk tidak memusuhi atau jangan membenci umat Buddha yang ada di Indonesia dgn alasan konflik di Myanmar.

“Ini konflik agama ada, politik ada. Dimensi agama ada, politik ada. Tapi saya nggak setuju kalau agama Buddha di Indonesia jadi dimarahi, didemonstrasi. Karena agama Buddha yang di Indonesia tidak ada hubungannya,” ujar Ma’ruf saat di sela-sela Silahturahmi dan Halaqah Alim Ulama dan Pengasuh Pondok Pesantren se-Jabar di Bandung, Selasa (5/9/2017).

Sebagai negara yg berpengaruh di wilayah Asean serta kelompok negara-negara nonblok, Ma’ruf pun menilai Indonesia harus ikut mengambil peran bersama dengan negara lainnya dlm menghentikan tindakan kekerasan kemanusiaan di Myanmar.

“Indonesia pun dianggap masih pemimpin di negara nonblok, pengaruhnya masih ada. Peran masa lalu pun masih ada sejak zaman Bung Karno. Jadi Indonesia harus mengambil peran,” katanya.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Mantan Wakil KPK Menilai Aris Melanggar UU KPK
Jusuf Kalla Sebut Tragedi Rohingya Penyebabnya Karena Ini..
Ini Alasan Kenapa Polisi Masih Belum Bisa Tetapkan Novel Sebagai Tersangka

 

Ma’ruf pun sangat berharap, Indonesia setidaknya bisa mengajak negara-negara lain utk bisa membujuk pemerintah Myanmar dalam mengakui etnis Rohingya adalah sbg warga negara terlebih dahulu meski statusnya hanya sbg minoritas saja.

“Sebagai minoritas maka diperlakukan seperti kelompok minoritas, tapi hak-haknya (sebagai warga negara) harus diberikan,” ucapnya.

Tak hanya di Myanmar, Ma’ruf pun berharap, Indonesia juga bisa menjadi negara yg mendamaikan negara-negara di Timur Tengah yg saat ini tengah panas akibat konflik-konflik antarnegara.

“Negara di Timur Tengah lebih parah lagi, tak ada negara yg menjadi pendamai. Mesir menjadi kelompok Saudi, Turki menjadi kelompok Qatar. Satu-satunya yg bisa mengambil peran ya hanya Indonesia saja, maka itu Indonesia adalah negara rukun dan damai, jangan membenci umat Buddha di Indonesia karena alasan konflik di Myanmar,” tutupnya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply